2020 : MODEL PERANCANGAN AGROWISATA BERBASIS LANSEKAP BERKELANJUTAN DI KAWASAN KEBUN GRENENG, BLORA

Dr.Ing.Ir. Bambang Soemardiono
Rabbani Kharismawan S.T, M.T
Fardilla Rizqiyah ST, MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Agrowisata atau wisata pertanian merupakan sebuah alternatif untuk meningkatkan pendapatan dan menggali potensi ekonomi petani kecil dan masyarakat pedesaan. Saat ini, agrowisata semakin dikembangkan sebagai bentuk pelestarian lingkungan dan sumber daya lahan pertanian.Perkebunan Greneng merupakan salah satu daerah potensial di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Letaknya yang berjauhan dari pusat Kabupaten Blora menjadikan kawasan ini belum banyak dikenal oleh masyarakat secara luas. Kawasan ini memiliki luas sekitar 20 Ha. Kegiatan pariwisata belum menjadi prioritas utama di Kawasan Perkebunan Greneng. Padahal, pada kawasan ini memiliki potensi yang beragam seperti keindahan kontur dan waduk yang menjadi daya tarik wisata alam serta potensi perkebunan dengan beberapa varietas unggulan.Wilayah kabupaten Blora terdiri atas dataran rendah dan perbukitan dengan ketinggian 200-280 meter diatas permukaan air laut. awasan agrowisata Greneng saat ini memiliki potensi sebagai kawasan agrowisata dengan memanfaatkan kekayaan perkebunan serta wisata alam untuk turut serta menggiatkan perekonomian di sektor perkebunan serta mengintegrasikannya dengan sektor pariwisata tetapi belum sepenuhnya dikembangkan sesuai dengan potensi faktor lansekapnya, seperti lahan, air waduk sebagai faktor utama air permukaan, iklim, vegetasi dan lainnya.. Untuk itu perlu adanya model perancangan dalam kawasan tersebut agar mampu menarik minat publik sehingga mampu menjadi satu kawasan pengembangan kawasan tourism berkelanjutan berbasis agro dan sekaligus meningkatkan kuailtas faktor lansekap yang sudah ada.