2020 : Effect of pore size zeolite Y catalyst from Bangka kaolin impregnated with Ni for deoxygenation of Reutealis trisperma oil to produce jet biofuel

Drs. Eko Santoso M.Si.
Prof.Dr. Didik Prasetyoko S.Si., M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Peran katalis bifungsional yang terdiri dari material pendukung dan logam sangat diperlukan pada pada proses reaksi konversi dari minyak nabati menjadi sumber energi/jet-biofuel dan menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Material pendukung yang telah digunakan dalam reaksi deoksigenasi adalah karbon aktif, multi walled carbon nanotube/MWCNT, TiO2, ZrO2, CaO, SiO2, Al2O3, SiO2-Al2O3 serta zeolit. Zeolit Y dipilih dalam penelitian karena memiliki keteraturan pori serta aktivitas tinggi. Ukuran pori menjadi faktor utama dalam penentu laju difusivitas reaktan besar pada reaksi deoksigenasi minyak kemiri sunan. Oleh karena itu, zeolit Y dilakukan modifikasi ukuran pori melalui proses dealuminasi sehingga diharapkan material pendukung yang diperoleh akan membuat dispersi logam Ni semakin merata dan luas permukaan tinggi. Rencana penelitian dilakukan selama 8 bulan. Bulan ke 1-2 dilakukan preparasi kaolin menjadi metakaolin dengan aktivasi termal dan acid leaching dengan H2SO4 9M serta dilanjutkan dengan sintesis mikropori zeolit Y. Bulan ke 3-4 dilakukan sintesis zeolit Y mesopori dan karakterisasi zeolit Y mesopori. Bulan ke 4-5 dilakukan impregnasi logam Ni sebanyak 15%. Bulan ke 6-7 dilakukan uji aktivitas deoksigenasi minyak kemiri sunan dan bulan ke 8 dilakukan penulisan jurnal serta penulisan laporan akhir. Luaran wajib yang diharapkan adalah publikasi ilmiah di jurnal International Journal of Hydrogen Energy (Q2, cite score 4.16, IF 4.084), TKT tingkat 2, dan luaran tambahan berupa seminar internasional. Keberhasilan penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif katalis yang bersifat aktif dan selektif terhadap reaksi deoksigenasi pembuatan jet-biofuel.