2017 : Identifikasi Pola Kerusakan Bangunan Keairan Pada Contoh Studi Kasus Kerusakan Bendung Irigasi Di Daerah Madura Propinsi Jawa Timur

Tatas ST., MT
Muhammad Hafiizh Imaaduddiin S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sistem irigasi yang baik merupakan persyaratan penting dari lahan pertanian. Infrastruktur pertanian akan mengalami kerusakan jika tidak dilakukan perawatan rutin. Bendungan sebagai salah satu infrastruktur pertanian merupakan bagian dari sistem irigasi bagian hulu untuk meningkatkan jumlah tampungan air sehingga air tersebut bisa didistribusikan ke daerah pertanian melalui intake. Pulau Madura sebagai pulau agricultural di Indonesia yang ditanami tembakau dan padi, sangat tergantung pada bendungan irigasi yang baik. Beberapa bendungan irigasi yang ada sekarang, di Pulau Madura - Indonesia, cenderung memiliki beberapa kerusakan yang diduga terjadi dengan tipe yang sama. Berdasarkan observasi sementara, kerusakan terjadi pada sambungan antara ujung bendungan dengan DAS, diantaranya justru tidak terjadi kerusakan secara lateral dan aliran air terlihat muncul keluar melalui celah-celah di struktur bendungan. \n\nMetode yang digunakan untuk mengidentifikasi kerusakan adalah untuk melakukan survei beberapa bendung di pulau Madura dan mengusulkan solusi teknis untuk mengurangi kerusakan lebih lanjut dari bendung. Untuk melakukan perbaikan, pertama menghitung komponen hidrologi seperti periode ulang curah hujan dengan Metode Log Pearson III, waktu konsentrasi dengan Persamaan Kirpich, Intensitas Hujan Mononobe, Metode Rasional Peak Discharge. Untuk memperbaiki desain struktur bendungan menggunakan Persamaan Lane dan uplift pressure. \n\nHasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kerusakan dominan/utama di bendungan irigasi dan mengusulkan solusi struktur yang dapat diterapkan untuk mengurangi kerusakan tanpa mengganti bendungan tersebut. Selain itu, usulan ini merupakan usulan perbaikan struktur air, yang merupakan topik yang sangat sedikit diulasan oleh beberapa penulis, oleh sebab tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pemeliharaan dan pengukuran kinerja dari bangunan keairan.