2017 : Sistem Pencitra Multi-Spectral untuk Kajian Dermatologi

Dr.rer.nat. Ir. Aulia Muhammad Taufiq Nasution M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Secara visual kulit dengan penyakit tertentu bisa dilihat akibat interaksi cahaya yang masuk pada kulit yang kemudian terdifusi sekaligus terhambur ke luar permukaan. Pada dasarnya, dermatologis mengevaluasi penyakit kulit berdasarkan distribusi, ukuran, border, tingkat simetri, dan sebagian besar melalui warna. Diagnosis berdasarkan warna sangat subjektif karena berdasarkan persepsi penglihatan seseorang saat merespon suatu cahaya. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, maka para peneliti mulai mengembangkan suatu metode dan sistem yang dapat merekam data untuk digunakan sebagai informasi tambahan dalam proses diagnosis oleh dermatologis. Motivasi utama penelitian ini adalah merancang suatu sistem multi-spectral imaging (MSI) untuk membantu dermatologis dalam memperoleh informasi tambahan selama proses diagnosis. \nBeberapa studi sebelumnya menunjukkan bahwa MSI cocok untuk digunakan dalam kajian dermatologi karena sistem ini mampu memperoleh informasi spektral dan spasial. Studi ini juga akan memaparkan analisis dan pengolahan multi-spectral image yang ditangkap dari reflektansi kulit untuk mendapatkan indeks melanin dan hemoglobin, kandungan kromofor, dan tingkat saturasi oksigen yang merupakan informasi vital bagi dermatologis. \nAdapun penelitian ini dibagi menjadi empat tahap yang meliputi, rancang bangun sistem, karakterisasi sistem, validasi sistem dan pengujian sistem pada kasus in vivo. Adapun rancang bangun sistem terbagi menjadi dua yaitu: perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Komponen utama perangkat keras terdiri dari sumber iluminasi, kamera, dan filter warna. Adapun perangkat lunak akan dibangun pada MATLAB. Selanjutnya, karakterisasi sistem juga akan dilakukan untuk mengetahui karakteristik sistem MSI. Adapun karakteristik yang akan akan dieksplorasi yaitu spektrum sumber cahaya, spektrum filter, resolusi, dan sudut pandang (point of view). Adapun untuk tahap validasi, phantom digunakan sebagai objek uji yang merepresentasikan jaringan manusia yang di dalamnya terdapat kromofor. Hasil yang diperoleh dari sistem MSI akan dibandingkan dengan spektrofotometer. Validasi dilakukan dalam dua hal yaitu: validasi kandungan kromofor dan validasi tingkat saturasi oksigen. Pada bagian akhir penelitian, sistem MSI juga akan digunakan untuk uji secara in vivo pada kulit manusia.\n\nKata kunci : Multi-Spectral Imaging, Dermatologi, Reflektansi Kulit, Indeks Melanin dan Hemoglobin, Saturasi Oksigen.