2021 : Kajian pengelolaan limbah elektronik di lembaga pendididikan di Kota Surabaya

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Limbah elektronik termasuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang pada saat ini tengah menjadi perhatian utama dunia. Limbah elektronik mengandung substansi berbahaya seperti timbal, merkuri, kadmium dan bahan-bahan lainnya, yang potensial mengakibatkan bahaya terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Berbagai kegiatan di perkotaan, khususnya di lembaga pendidikan tinggi dan menengah banyak digunakan barang elektronik, yang limbahnya belum ditangani dengan baik. Hal ini menunjukkan masih adanya ketimpangan pada pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan, yang merupakan salah satu satu tujuan SDGs. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kesesuaian kondisi pengelolaan limbah elektronik di unit-unit pendidikan tinggi dan menengah dengan peraturan tentang pengelolaan limbah B3 yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa institusi-institusi yang diteliti menghasilkan dan menyimpan berbagai jenis limbah elektronik, yaitu jenis perangkat IT seperti: CPU; keyboard; mouse, laptop, printer; faksimile; dan mesin fotokopi, kemudian jenis alat elektronik rumah tangga berukuran besar seperti: lemari pendingin; kipas angin dan AC, alat elektronik untuk pencahayaan serta alat elektronik untuk laboratorium. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan data hasil penelitian dari Tugas Akhir Setiyanto (20017) dan Nadira (2018), yang membahas tentang kondisi pengelolaan limbah elektronik di ITS dan di beberapa SMA di Kota Surabaya. Upgrade dilakukan dengan mempertajam kajian/review atas kondisi yang ada dengan menggunakan peraturan-peraturan yang berlaku serta referensi dari pola pengelolaan limbah elektronik di negara lain. Faktor-faktor yang dikaji di antaranya: kuantitas dan jenis limbah elektronik yang dihasilkan, kondisi dan kapasitas ruang penyimpanan limbah elektronik, pengetahuan staf pada masing-masing unit kerja tentang pengelolaan limbah elektronik, ada/tidaknya kebijakan yang jelas dari pimpinan tentang pengelolaan limbah elektronik, dan mekanisme pemutihan limbah barang elektronik milik negara. Adapun luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah publikasi dalam jurnal internasional terindeks bereputasi.