2019 : Pengolahan Limbah Padat Organik dengan Pemanfaatan Larva BSF dan Vermikomposting

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc
Welly Herumurti S.T., M.Sc.
Arseto Yekti Bagastyo S.T., M.T., M.Phil,


Abstract

Limbah padat organik biodegradable di perkotaan Indonesia berpotensi untuk dilakukan proses pengolahan yang lebih efektif. Pengolahan limbah padat (sampah) organik melalui proses biokonversi dengan memanfaatkan Larva Black Soldier Fly (BSF) sudah semakin banyak dikembangkan. Dengan tingkat reduksi sampah organik yang mencapai 70-80% dalam proses selama dua belas hari pada fase larva menjadi keunggulan metode ini. Namun, residu 20-30% berupa material organik yang banyak mengandung serat (selulosa) tidak mampu diolah oleh larva BSF dalam waktu singkat. Oleh karena itu, diperlukan kajian peningkatan efektifitas larva BSF dalam mendegradasi sampah organik dengan mempertimbangkan feeding rate dan komposisi substrat. Di sisi lain, biokonversi dengan proses vermicomposting mampu untuk merombak bahan organik selulosa tersebut setelah mengalami proses pra-komposting, sehingga dapat diterapkan untuk mengolah residu BSF. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) menentukan kemampuan larva BSF dalam mereduksi limbah padat organik biodegradable pada komposisi sampah tertentu, (ii) menganalisis karakteristik hasil dekomposisi limbah padat organik biodegradable (kualitas kompos) oleh larva BSF, (iii) menentukan tingkat reduksi limbah padat organik pada variasi perbandingan komposisi bahan baku (sampah dan residu larva BSF) dan jumlah cacing E. Eugeniae, dan (iv) menganalisis kualitas vermikompos yang dihasilkan oleh cacing E. eugeniae pada variasi perbandingan komposisi bahan baku (sampah dan residu larva BSF) dan jumlah cacing. Melalui penelitian ini diharapkan mampu memberikan alternatif pengolahan limbah padat organik perkotaan yang lebih efektif melalui proses biokonversi dengan memanfaatkan larva BSF dan vermikomposting. Sehingga diharapkan memiliki potensi yang cukup besar sebagai upaya peningkatan reduksi sampah dan kualitas dekomposisi sampah perkotaan untuk skala yang lebih luas di lapangan, khususnya di PDU Jambangan Surabaya.