2020 : Penilaian Tingkat Keselamatan Gedung (Safety Building Assessment) di ITS untuk Meminimalkan Risiko Kecelakaan Kerja

Mohammad Setyo Puji Raharjo S.K.M
Arief Rahman ST., M.Sc
Anny Maryani ST., M.T.
Nur Hasan S.Si., M.Kom


Abstract

ITS merupakan salah satu perguruan terbaik di Indonesia yang memiliki 7 Fakultas dan 39 Departemen. Untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat serta pelayanan umum, maka ITS dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana, diantaranya adalah gebung bertingkat (high-risk building). Berdasarkan UU No 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, maka gedung bertingkat harus dilengkapi dengan fasilitas yang menunjang keselamatan pengguna saat terjadi kondisi darurat. Saat ini belum semua gedung di ITS dilengkapi dengan fasilitas keselamatan tersebut, di sisi lain berbagai kegiatan berisiko kecelakaan kerja dilakukan di ITS. Tahun 2017 telah dilakukan penilaian tingkat keselamatan gedung di gedung Rektorat, Perpustakaan, KPA Dokter Angka dan Lab Departemen Kimia dengan menggunakan safety building checklist. Mengingat pentingnya mengetahui tingkat keselamatan gedung di ITS, maka pada penelitian kajian kebijakan ini akan dilakukan penilaian tingkat keselamatan gedung pada 15 gedung di ITS, diantaranya gedung Robotika, MIPA Tower, Asrama ITS, gedung Lab di Departemen Teknik Industri dan Teknik Sipil. Hasil akhir dari kajian kebijakan ini akan dihasilkan tingkat risiko gedung dan rekomendasi terkait keselamatan yang sesuai.