2015 : Studi Eksperimen Pengaruh Cooling Water System dalam Metode Purifikasi Water Scrubber Terhadap Optimalisasi Pemurnian Gas CO2 dan H2S pada Biogas

Dr.Ir. Totok Soehartanto DEA
Arief Abdurrakhman ST., MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Biogas dihasilkan dari proses anaerobik dan terdiri dari unsur utama berupa metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2), dan beberapa unsur yang lain, seperti hidrogen sulfida (H2S), amonia (NH3), hidrogen (H2), nitrogen (N2), karbon monoksida (CO) , jenuh atau terhalogenasi karbohidrat, dan oksigen (O2). Komposisi biogas yang dihasilkan dari pencernaan anaerobik biasanya sekitar 60 - 70 % CH4, sekitar 30 - 40% CO2, kurang dari 1% N2, dan sekitar 10 - 2000 ppm. Gas metana merupakan unsur primer dan menjadi parameter utama dalam menentukan kualitas sebuah produk biogas. Pada instalasi reaktor biogas di Indonesia, produk biogas yang dihasilkan masih mengandung gas polutan berupa CO2 sebesar 26,93% dan H2S sebesar 41,76 ppm. Kondisi ini akibat dari tidak adanya sistem purifikasi yang ada di biogas, sehingga dapat berdampak pada terancamnya kesehatan masyarakat pengguna biogas dan berkurangnya kualitas pembakaran.\nAdapun beberapa penelitian yang telah dilakukan untuk proses pemurnian biogas dari gas-gas pengotor. Bebe