2020 : Kriteria Pengembangan Perumahan Syariah dengan Konsep Hunian Islami

Ir. Purwanita Setijanti M.Sc., Ph.D.
Sarah Cahyadini S.T.,M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Perkembangan perumahan syari’ah di Indonesia saat ini sudah mulai pesat, hal ini disebabkan karena permintaan pasar perumahan Syari’ah dengan konsep hunian Islami yang mulai banyak peminatnya. Keberhasilan sebuah real estate bisa dilihat dari manfaat dan keuntungan yang di dapatkan oleh pengembang, investor, dan konsumen. Secara fisik konsep hunian Islami, harus memenuhi kriteria antara lain terdapat dua buah pintu masuk, pemisahan antara ruang servis dan ruang utama, pemisahan antara ruang keluarga dan ruang tamu untuk privasi penghuni, terdapat taman dan ruang terbuka pada kavling hunian, terdapat ornamen bercorak geometri Islami atau tumbuhan, terdapat shading device, terdapat ornamen pada main entrance yang menjadi poin vokal dari desain pintu masuk, cahaya dan penghawaan alami harus mampu menjangkau seluruh ruang, mengusung konsep tanggap iklim, serta memenuhi seluruh standar SNI yang berlaku. Selain aspek fisik konsep hunian islami juga memiliki kriteria non fisik diantaranya adalah terdapat aktifitas penunjang keagamaan, pengelolaan kebersihan lingkungan, diselenggarakan kegiatan keagamaan, terdapat Rukun Tetangga / Rukun Warga, dalam tahap pengembangannya memperhatikan aspek – aspek syari’ah baik dalam tahapan ide gagasan awal hingga pengelolaan perumahan, pemasaran dan pendanaannya menerapkan prinsip – prinsip dalam muamalah yang sesuai syari’ah. Dalam penelitian ini akan dievaluasi penerapan konsep hunian Islami pada perumahan syari’ah baik dalam aspek fisik bangunan dan kawasan, beserta aspek non fisik. Aspek fisik dan non fisik yang diteliti tersebut nantinya akan dianalisis menggunakan strategi kombinasi kualitatif dan kuantitatif melalui analisis statistik deskriptif.