2018 : BARCODE DNA PADA MIKROALGA BERPOTENSI PENGHASIL BIODIESEL DENGAN MARKER GEN rbcL

Kristanti Indah Purwani S.Si., M.Si
Dini Ermavitalini S.Si., M.Si
Triono Bagus Saputro S.Si, M.Biotech


Abstract

Mikroalga merupakan organisme bersel tunggal yang memiliki banyak komponen aktif penting. Komponen aktif tersebut banyak dimanfaatkan dalam bidang industri pangan, kosmetik, pharmaceutical dan neutraceutical. Produksi bahan aktif pada mikroalga bersifat fluktuatif karena sulit didapatkan kultur murni mikroalga. Salah satu bahan aktif penting yang dimiliki mikroalga adalah Triasilgliserol (TAG) yang merupakan molekul lemak. TAG dapat dikonversi menjadi bahan bakar terbarukan yaitu biodiesel. Sehingga semakin banyak produksi TAG maka semakin banyak juga biodiesel yang akan dihasilkan. Permasalahan utama produksi biodiesel adalah tingkat produksinya yang fluktuatif. Hal ini disebabkan oleh tingginya persentase spesies kriptik sehingga isolat mikroalga yang digunakan dalam proses produksi massal menjadi tidak murni. Kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik identifikasi menggunakan pendekatan marka molekuler. Salah satu metode identifikasi spesies secara molekuler adalah dengan Barcode DNA. Penelitian ini menggunakan gen rbcL sebagai markah molekuler untuk penentuan spesies. Gen rbcL merupakan gen pengkode sub unit besar dari enzim riboluse-1,5-bisphosphate carboxylse (RubisCo) yang berada pada genom kloroplas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan isolasi mikroalga yang berasal dari 3 stasiun di muara sungai Wonorejo. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi mikroalga menggunakan pedoman buku Freshwater algae: Identification and Use as Bioindicatory. Isolat murni yang didapat kemudian diperbanyak pada medium cair dan selanjutnya dilakukan ekstraksi DNA dengan metode CTAB. Proses amplifikasi DNA dilakukan dengan PCR dan dilanjutkan dengan melakukan sekuensing untuk mengetahui urutan basa nitrogen gen rbcL pada masing-masing mikroalga. Hasil sekuensing kemudian disesuaikan urutannya dengan software online Basic local Allignment Search Tool (BLAST) untuk mengetahui tingkat kesamaan sekuen (urutan) basa nitrogen dengan spesies yang telah diketahui sekuen nukleutidanya.