2017 : ANALISIS VALUE AT RISK MENGGUNAKAN PENDEKATAN COPULA ARMAX-GARCHX UNTUK MENGESTIMASI RISIKO RETURN SAHAM PADA SUB SEKTOR PERBANKAN

Dr. Drs Brodjol Sutijo Suprih Ulama M.Si
Mike Prastuti S.Si., M.Si.
Iis Dewi Ratih S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Value at Risk (VaR) adalah salah satu metode statistika yang digunakan untuk mengukur risiko pasar dengan mengestimasi kerugian terburuk dalam jangka waktu dan tingkat kepercayaan tertentu. Keakuratan alat ukur ini merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan besarnya modal yang harus disediakan oleh perusahaan untuk menanggulangi kerugian yang mungkin terjadi. Hal ini dikarenakan semakin besarnya risiko, maka semakin besar pula kerugian yang akan dihadapi dengan tingkat probabilitas tertentu. Berdasarkan hal tersebut, analisis perhitungan VaR menjadi perhatian khusus bagi peneliti dan praktisi pasar saham untuk dikembangkan, sehingga mendapatkan estimasi pengukuran yang lebih akurat. Pada penelitian ini akan menganalisis risiko saham di empat perusaan sub sektor perbankan, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Central Asia dan Bank Negara Indonesia karena empat perusahaan perbankan tersebut selain beberapa kali masuk ke Forbes 2000 The World Biggest Companies, juga merupakan perusahan yang tergabung dalam indeks LQ45 pada beberapa periode terakhir.. Return saham diduga dipengaruhi oleh variabel eksogen, yaitu IHSG dan nilai tukar (Kurs) rupiah terhadap dollar. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan estimasi risiko saham menggunakan VaR dengan Pendekatan Copula ARMAX-GARCHX. Pendekatan ARMAX digunakan untuk mengestimasi parameter mean dan pendekatan GARCHX digunakan untuk mengestimasi parameter varians pada VaR. Sementara pendekatan Copula digunakan karena tidak membutuhkan asumsi ditribusi tertentu untuk mengestimasi VaR.\nKata kunci: ARMAX, Copula, GARCHX, Value at Risk, Return Saham, IHSG, Kurs