2016 : Kajian Rancang Bangun Prototipe SWATH Dengan Energi Sel Surya Untuk Survei Oseanografi

Suntoyo ST., M.Eng., Ph.D
Dirta Marina Chamelia ST., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Perkembangan energi tak terbarukan semakin menipis mendorong ilmuwan untuk mencari alternatif energi sebagai pengganti bahan bakar minyak dan gas. Energi sistem yang telah berkembang saat iniadalah energi surya. Energi surya dalam aplikasinya menggunakan solar cell sebagai penyimpan energi surya dari matahari. Sebagai penunjang transportasi laut dan kemajuan teknologi kelautan perlu dilakukan kajian untuk mengetahui efisiensi penggunaan solar cell pada fasilitas transportasi laut khususnya ship track. Pengaplikasian solar cell dikapal survei sebagai sumber energi akan membuat kapal ini independen dalam hal energi. Karena tidak lagi membutuhkan suplai bahan bakar untuk menggerakkan kapal tersebut. Survei dalam jangka waktu yang lama akan menjadi lebih hemat energi, lebih hemat biaya dan yang lebih penting adalah tidak menimbulkan emisi. Dalam penelitian ini akan dilakukan rancang bangun prototipe kapal dalam bentuk SWATH (Small Waterplane Area Twin hull) yang menyerupai bentuk bangunan apung semisubmersibble dengan sel surya untuk survei oseanografi dengan pendekatan matematis serta pembuatan prototipe secara eksperimen pada laboratorium Energi dan Lingkungan Kelautan, Jurusan Teknik Kelautan ITS.\n\nKajian ini merupakan pengembangan energi sel surya pada kapal survei oseanografi laut sehingga kapal tersebut dapat dikemudikan dengan proses sistem automatisasi kontrol tanpa menggunakan tenaga manusia yang bisa dikendalikan dari tepi pantai. Proposal ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang telah selesai dijalankan oleh penulis. Sehingga proposal ini mengacu pada metodologi untuk tahap kedua yaitu pada tahun kedua.Pada tahun pertama telah dilakukan kajian untuk kebutuhan jumlah kapasitas energi listrik yang dibutuhkan kapal untuk mendesain panel sel surya untuk kegiatan survei oseanografi. Kebutuhan Listrik tersebut berasal dari jumlah daya pada keseluruhan kapal meliputi gaya stabilitas kapal akibat beban lingkungan, daya mesin untuk menggerakkan kapal, dan listrik yang dibutuhkan untuk alat survei. Pada tahun kedua penelitian akan difokuskan pada penyusunan sistem kontrol untuk kapal survei laut berdasarkan kebutuhan listrik yang telah dihitung pada penelitian tahun pertama dan sistem automatisasi kendali jarak jauh . Sehingga pada tahun ketiga dapat dilakukan rancang bangun prototipe kapal dengan energi sel surya dengan model eksperimen di Laboratorium dengan dilengkapi desain panel sel surya sistem autopilot pada kapal. Diharapkan juga hasil penelitian ini mendapat hak paten dari lembaga yang berwenang. \n