2017 : IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS HEWAN SPONS (PORIFERA) DI PULAU TABUHAN KABUPATEN BANYUWANGI PROPINSI JAWA TIMUR

Dr.rer.nat. Edwin Setiawan S.Si., M.Sc
Farid Kamal Muzaki S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Indonesia memiliki sumber keanekaragaman hayati yang besar terutama keanekaragaman hayati dari hewan laut. Spons merupakan salah satu hewan laut yang belum banyak diekplorasi di Indonesia. Menurut data dari World Porifera Database dan publikasi asing mengenai studi pada spons, keanekaragaman spons di Indonesia termasuk dalam kriteria yang tinggi atau tergolong sebagai “hotspot area” spesies spons. Spons merupakan hewan sesil bentik yang memiliki peran penting dalam ekosistem pesisir. Spons juga sudah diketahui secara luas memiliki kandungan bioaktif yang potensial sebagai bahan obat atau biofarmasi.\n Pulau Tabuhan merupakan area di Jawa Timur yang baru saja dipromosikan sebagai suatu pulau destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi. Mengacu pada Perda Kabupaten Banyuwangi no. 08 tahun 2012 Kawasan perairan Pulau Tabuhan telah ditetapkan sebagai kawasan suaka alam laut, kawasan konservasi sumberdaya perikanan dan kelautan sekaligus sebagai kawasan wisata alam. Meskipun nilai persentase hewan lait yaitu karang yang mengalami kondisi kurang baik, keanekaragaman bawah air Pulau Tabuhan memiliki keanekaragaman hayati biota bentik non-karang seperti spons yang tinggi dan sangat potensial untuk dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendata keanekaragaman spons yang berhabitat di kawasan Pulau Tabuhan, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.\n\nKata kunci: Spons, Pulau Tabuhan, Identifikasi, Keanekaragaman hayati\n