2017 : DETEKSI MULTI-KERUSAKAN MESIN BERPUTAR DI INDUSTRI MENGGUNAKAN SINYAL GETARAN DALAM RANGKA MENGURANGI KONSUMSI ENERGI LISTRIK UNTUK KEBERLANJUTAN USAHA

Ir. Jerri Susatio MT.
Dr. Dhany Arifianto ST.,M.Eng.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kerusakan pada mesin berputar di industri dapat menyebabkan kenaikan konsumsi energi listrik. Kerusakan tersebut dapat diatasi dengan monitoring kerusakan pada mesin berputar melalui analisa getaran, sehingga kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki. Kelemahan analisa getaran di industri adalah apabila terjadi multi-kerusakan mesin dimana terdapat beberapa mesin yang memiliki kerusakan yang berbeda dan beroperasi pada pondasi yang sama. Multi-kerusakan ini dapat menyebabkan pengukuran menggunakan accelerometer mengalami perubahan dikarenakan adanya transmissibility atau pengaruh dari getaran antar mesin disekitarnya. Akan tetapi, transmissibility dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kerusakan-kerusakan pompa disekitarnya hanya dengan mengukur salah satu pompa saja. Penelitian-penelitian sebelumnya belum mampu mengukur fitur kerusakan mesin disekitarnya melalui pengukuran getaran pada satu pompa saja. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mendeteksi multi-kerusakan beberapa mesin pada pondasi yang sama dengan melakukan pengukuran satu mesin saja dengan hasil pengukuran yang akurat melalui fitur getaran mesin disekitarnya. Pada penelitian ini dilakukan monitoring kerusakan pada enam pompa dengan spesifikasi yang sama dan diletakkan pada pondasi yang sama. Satu pompa normal dan lima lainnya memiliki kerusakan yang berbeda. Monitoring kerusakan pompa dilakukan melalui pengukuran getaran menggunakan accelerometer pada tiga sumbu di pompa dan pondasi, Sedangkan untuk mengetahui fitur kerusakan mesin digunakan metode Transmisibility. Diharapkan penelitian ini bermanfaat dalam pengembangan metode deteksi multi-kerusakan mesin di industri untuk mengurangi konsumsi energi listrik, serta dapat digunakan sebagai referensi/rujukan dalam melakukan perawatan mesin dengan analisa yang lebih dalam dan akurat. Hasil penelitian akan dipublikasikan pada seminar internasional terakreditasi Scopus dan bila berpotensi akan didaftarkan sebagai paten pada kantor HAKI.