2016 : TEROBOSAN BARU : MARINE YEAST LAYAK MENJADI BIOFERTILIZER KOMERSIAL

Dr.rer.nat., Ir. Maya Shovitri M.Si
Nur Hidayatul Alami S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan marine yeast sebagai biofertilizer komersial melalui uji aktivitas enzim, perbanyakan jumlah koloni, serta kemampuannya dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman uji cabai. Uji aktivitas enzim terdiri atas; uji aktivitas alkali fosfatase, selulase, protease, dan lipase. Aktivitas alkali fosfatase diukur dengan menggunakan p-nitrophenol phosphat (p-NPP) sebagai substrat, dimana alkali fosfatase akan melepaskan p-nitrophenl. Aktivitas selulase diukur dengan menggunakan CMC sebagai substrat, glukosa dilepas sebagai hasil degradasi selulase. Aktivitas protease ditentukan dengan menggunakan substrat kasein yang ditandai dengan pelepasan tirosin. Sedangkan aktivitas lipase diuji dengan menggunakan p-nitrophenol palmitate (p-NPP) sebagai substrat, pelepasan p-nitrophenl merupakan tanda adanya aktivitas enzim. Perbanyakan koloni (biomassa) marine yeast dilakukan dengan menggunakan beberapa media alternatif, yaitu; media dengan sumber C glukosa, sukrosa, dan molase. Uji kemampuan marine yeast dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai dilakukan di green house. Data pertumbuhan meliputi tinggi dan jumlah daun tiap tanaman. Sedangkan data produktivitas meliputi jumlah dan berat buah. Hasil yang diperoleh dapat digunakan sebagai informasi untuk kelayakan marine yeast sebelum diproduksi masal pada skala komersial.