2017 : PREDIKSI POTENSI ENERGI LISTRIK EMISI GAS KARBONDIOKSIDA DAN METANA SEBAGAI DAMPAKPENGOPERASIAN TANGKI SEPTIK DOMESTIK DAN NON DOMESTIK DI SURABAYA UTARA

Ir. Mohammad Razif MM.

Year

2017

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Climate Change adalah salah satu bagian dari Fish Born Pusat Studi Pemukiman, Lingkungan Hidup dan Infrastruktur LPPM-ITS, utamanya dalam sirip Social, Culture dan Environment. Penelitian ini sangat terkait dengan masalah climate change, dimana salah satu penyebab dari climate change adalah meningkatnya kontribusi dari gas rumah kaca akibat aktivitas domestik dan non domestik di kawasan perkotaan.Tujuan penelitian ini adalah memperoleh prediksi 10 tahun massa CO2 dan CH4 dari aktifitas domestik dan non domestik di Surabaya Utara, memperoleh prediksi 10 tahun pengurangan emisi GRK dengan pemanfaatan metana dari aktifitas domestik dan non domestik di Surabaya Utara, memperoleh prediksi 10 tahun potensi energi listrik dari aktifitas domestik dan non domestik di Surabaya Utara, dan semua hasil prediksi akan menghasilkan grafik prediksi dan persamaan regresi. \n\nData yang dikumpulkan dalam penelitian ini mencakup: Jumlah populasi dan jumlah KK untuk tiap kelurahan di Surabaya Utara dari tahun 2007 s/d 2016 (Data ini diperoleh melalui data BPS berupa Kecamatan dalam angka), Jumlah fasilitas non domestik berupa Mall, hotel, rumah makan, kantor, toko, rumah sakit tahun 2016 (Data ini diperoleh melalui data BPS berupa Kelurahan dalam angka), nomor pelanggan PDAM dari 98 responden sampel KK yang dipilih secara purposive sampel yang mewakili 24 kelurahan di Surabaya Utara (4 responden untuk tiap kelurahan), nomor pelanggan PDAM dari masing-masing responden sampel untuk fasilitas non domestik berupa Mall (5 responden), hotel (5 responden), rumah makan (5 responden), kantor (5 responden), rumah sakit (5 responden), toko (24 responden) yang dipilih secara purposive sampel yang mewakili 5 kecamatan dan 24 kelurahan di wilayah Surabaya Utara. 5 responden mewakili 5 kecamatan dan 24 responden mewakili 24 kelurahan. Total responden non domestik ini adalah 49 responden. Data primer nomor pelanggan PDAM ini diperoleh dari responden di wilayah penelitian.\n\nPengolahan data dilakukan sebagai berikut: populasi total 24 kelurahan akan diprediksi selama 10 tahun, 98 responden KK domestik akan diprintout pemakaian airnya selama 12 bulan tahun 2016 untuk dihitung pemakaian rata-rata setiap bulan dan setiap harinya dalam liter/orang/hari, 49 responden unit non domestik akan diprintout pemakaian airnya selama 12 bulan tahun 2016 untuk dihitung pemakaian rata-rata setiap bulan dan setiap harinya dalam liter/unit/hari. Dengan membagi pemakaian air minum non domestik dalam l/unit/hari dengan pemakaian air minum domestik dalam l/orang/hari akan diperoleh populasi ekivalen untuk setiap unit non domestik dalam satuan orang. Hasil ini kemudian digunakan untuk menghitung populasi ekivalen total dan prediksi selama 10 tahun dari fasilitas non domestik di wilayah Surabaya Utara. Selanjutnya akan dilakukan perhitungan emisi gas CO2 dan CH4dari aktivitas domestik dan non domestik dengan mengalikan populasi prediksi dengan massa CO2 total 89,276 gram/orang.hari dan massa CH4 total 21,296 gram/orang.hari. Perhitungan energi listrik dari metana (CH4) dan karbondioksida (CO2) dapat dilakukan dengan rumus E = Vgm x FK, dimana E = Produksi Energi Listrik (kWh), Vgm = Jumlah volume gas metana (m3), FK = Faktor Konversi (kWh/m3). Untuk karbondioksida sendiri 1 m3 CO2 setara 0,672 Kg CO2 dan 1 Kg CO2 setara 21 Kg CH4 dan diasumsikan komponen biogas yang ada mengandung CH4 (60%) dan CO2 (38%) serta lainnya (2%).\n