2016 : STUDI INTEGRASI PERSEBARAN CANDI BELAHAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DAN FOTO UDARA FORMAT KECIL

Dr.Ir. Amien Widodo M.Si.
Juan Pandu Gya Nur Rochman S.Si., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Jawa Timur memiliki banyak peninggalan bersejarah. Salah satunya adalah komplek situs Gunung Penanggungan. Gunung ini memiliki nilai sejarah tinggi karena di bagian lerengnya banyak ditemukan berbagai peninggalan purbakala, berupa candi, pertapaan, maupun petirtaan dari periode Hindu-Buddha di Jawa Timur. Setidaknya terdapat 116 yang ditemukan. Salah satu bagian yang menarik dari komplek situs Gunung penanggungan adalah Situs Belahan. Sejumlah benda purbakala ditemukan di sini misalnya gapura, candi, dan kolam pemandian. Situs ini merupakan diduga merupakan komplek bangunan yang besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran bangunan di situs belahan dari atas permukan tanah dan bawah permukaan.\nMetode yang digunakan dalam pemetaan seberan candi dari atas permukaan adalah dengan foto udara format kecil (FUFK). Pengolahan Foto udara format kecil dengan menggunakan menggunakan Structur form motion (SfM). Metode ini dapat diaplikasikan pada banyak foto yang diambil dengan sembarang kamera digital dan menghasilkan model 3 dimensi (3D) yang dapat digunakan untuk pembuatan othophoto.\nSebaran bangunan bawah permukaan tanah dapat digunakan metode geolistrik. Metoda ini memanfaatkan sifat kelistrikan suatu material untuk mengetahui karakteristik dari suatu material. Dari pengkuran geolistrik didapatkan profiling resistivitas bawah permukaan tanah yang dapat mengetahui dugaan sebaran bangunan candi.\nIntegrasi survey atas permukaan dan bawah permukaan tanah ini diharapakan dapat menentukan sebaran bangunan candi di situs belahan yang lebih baik.\nKata kunci : FUFK,Orthopotho,SfM,geolistrik, Situs belahan, Penanggungan