2016 : BIOPROSPEK SPONS MANGROVE DI PERAIRAN PECARON SITUBONDO JAWA TIMUR SEBAGAI SUMBER BAHAN BIOFARMASI

Dr. Awik Puji Dyah Nurhayati S.Si., M.Si
Dr.rer.nat. Edwin Setiawan S.Si., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Spons merupakan hewan sesil bentik yang memiliki peran penting dalam ekosistem pesisir. Spons juga sudah diketahui secara luas memiliki kandungan bioaktif yang potensial sebagai bahan obat atau biofarmasi. Berbagai macam penelitian telah dilakukan untuk mengetahui potensi bioaktif tersebut seperti anti malaria, anti kanker dan sebagainya. Oleh karena itu eksplorasi jenis spons yang berguna sebagai bahan biofarmasi masih terus dilakukan sampai saat ini, terutama jenis spons yang ada di Indonesia\nIndonesia memiliki sumber keanekaragaman hayati yang besar terutama keanekaragaman hayati dari hewan laut. Namun selama ini keanekaragaman spons di Indonesia belum banyak diekplorasi. Padahal, menurut data dari World Porifera Database dan publikasi asing mengenai studi pada spons, keanekaragaman spons di Indonesia termasuk dalam kriteria yang tinggi atau tergolong sebagai “hotspot area” spesies spons. Perkembangan selanjutnya, eksplorasi jenis spons di Indonesia yang diteliti adalah spons yang memiliki habitat di perairan dangkal atau sedang, sehingga spons yang memiliki habitat khusus seperti mangrove, belum banyak ataupun minim tereksplorasi.\nPantai Pecaron Situbondo di Jawa Timur telah diteliti sebagai tempat yang memiliki keanekaragaman spesies spons yang cukup tinggi. Pantai Pecaron Situbondo juga memiliki ekosistem mangrove yang kemungkinan terdapat beberapa jenis spons yang belum dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendata keanekaragaman spons yang berhabitat di mangrove tersebut dan potensinya sebagai bahan biofarmasi