2021 : Design of Façade Elements to Promote Natural Ventilation Effectiveness of Vertica Housing (Rumah Susun) in Warm Humid Tropical Climate

Dr Eng. Dipl Ing. Ir. Sri Nastiti Nugrahani Ekasiwi M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Isu penyebaran virus melalui media udara menjadi penting untuk diperhatikan, lebih khusus ketika pandemic Covid19 menimpa seluruh dunia. Pemenuhan kenyamanan termal yang sering manjadi masalah karena kurangnya aliran angin sering diindikasikan oleh beberapa penelitian terdahulu karena kurangnya rasio luas bukaan terhadap keseluruhan luas dinding, orientasi terhadap arah angin yang kurang mampu memasukkan angin ke dalam ruang. Bahkan Air Conditioning sudah menjadi pilihan untuk menyelesaikan ketidaknyamanan di dalam ruang. Adanya tuntutan lingkungan yang lebih sehat guna mengatasi penyebaran virus Covid19, penghawaan alam menjadi prioritas bagi hunian. Faktor penting guna menciptakan aliran udara (pergerakan angin) adalah menciptakan perbedaan tekanan. Distribusi tekanan pada bangunan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Desain fasad yang berupa tonjolan dan lekukan, dapat dilibatkan dalam membentuk perbedaan tekanan. Balkon, tonjolan dinding (wing wall) merupakan bagian dari lekuk fasad yang mempengaruhi perbedaan tekanan pada fasad bangunan. Penghawaan alami di rumah susun dapat terjadi melalui bukaan yang tersedia di fasad maupun pintu yang berada di koridor. Penghawaan yang terjadi dari konfigurasi desain pada berbagai penelitian terdahulu, menunjukkan hasil bahwa rasio luas bukaan dan orientasi belum menunjukkan efektifitas penghawaan alami di rumah susun. Untuk itu pemanfaatan gabungan lekuk fasad perlu diamati pengaruhnya dalam meningkatkan efektifitas tersebut, dengan memperhatikan perilaku pengguna rumah susun. Tulisan ini mendiskripsikan peran desain lekuk fasad bangunan rumah susun dalam membentuk perbedaan tekanan guna menciptakan aliran angin. Pada tahap awal diuraikan mengenai perkembangan desain fasad rumah susun dengan prioritas elemen tekukan-tekukan pada fasad. Hasil pengamatan tren desain fasad dengan memperhatikan aspek pengguna dijadikan tipe yang disimulasikan menggunakan bantuan simulasi menggunakan perangkat lunak Computational Fluids Dynamics. Efektifitas yang diharapkan adalah perataan distribusi aliran udara dan kemampuan untuk meningkatkan kenyamanan termal dalam ruang. Tulisan ini memberikan gambaran bahwa lekuk fasad berupa kombinasi wing wall, jenis bukaan yang berdaun pintu berengsel putar mempengaruhi tekanan angin pada kondisi tertentu mampu meningkatkan perbedaan tekanan, sehingga penghawaan alami dalam ruang lebih efektif. Dengan demikian udara dalam ruang lebih sehat dan nyaman