2018 : Analisis Kesadaran Pengguna (User Awareness) terhadap Risiko Keamanan Informasi dalam Aktivitas Online

Hanim Maria Astuti S.Kom, M.Sc
Eko Wahyu Tyas Darmaningrat S.Kom, M.BA

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Jumlah pengguna Internet di Indonesia tahun 2016 adalah 132,7 juta user atau sekitar 51,5% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 256,2 juta. Kalangan remaja di perkotaan menggunakan internet untuk empat dimensi kepentingan yaitu pencarian informasi (information utility), aktivitas kesenangan (leisure/fun activities), komunikasi (communication), dan transaksi (transactions). Informasi saat ini sudah menjadi sebuah komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada di sebuah information-based society. Masalah keamanan merupakan salah satu aspek penting dari sebuah sistem informasi. Sayangnya masalah keamanan ini seringkali kurang mendapat perhatian dari para pemilik dan pengelola sistem informasi. Sangat pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Pengamanan informasi diperlukan agar kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi tetap terjaga agar tidak mengganggu kinerja dan operasional organisasi. Manusia merupakan faktor utama dan penting dalam pengamanan informasi selain teknologi, karena manusia merupakan rantai terlemah dalam rantai keamanan. Oleh sebab itu, dimensi manusia perlu selalu dibina dengan baik agar segala bentuk ancaman dapat dihindari. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keamanan informasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengukur tingkat kesadaran masyarakat terhadap keamanan informasi guna mengidentifikasi secara mendalam mengenai domain-domain keamanan informasi yang masih perlu ditingkatkan sebagai langkah awal untuk menyusun strategi metode pembinaan keamanan informasi bagi pengguna TI. Penelitian ini akan berfokus pada pengukuran tingkat kesadaran civitas akademik di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terkait keamanan informasi. ITS merupakan salah satu perguruan tinggi Teknik di Indonesia yang tentunya dalam aktivitas kesehariannya tidak lepas dari penggunaan teknologi informasi. Oleh karena itu, kami menganggap tingginya tingkat urgency dari dilakukannya penelitian terkait kesadaran civitas akademik akan keamanan informasi. Perhitungan dilakukan dengan metode Multiple Criteria Decision Analysis (MCDA). MCDA merupakan metode yang biasanya digunakan untuk mengambil keputusan atas beberapa alternatif yang memiliki banyak kriteria. Penyusunan instrumen penelitian dilakukan dengan mengacu pada kerangka kerja pengukuran tingkat kesadaran informasi yang telah diperkenalkan oleh Kruger & Kearney.