2017 : Analisis Karakteristik Pre-Breakdown Voltage dan Penuaan Termal Berbasis Pengujian pada Isolasi Minyak Transformator

Dr. I Made Yulistya Negara ST., M.Sc
Dimas Anton Asfani S.T., M.T.,Ph.D
Daniar Fahmi ST.,MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Media isolasi merupakan suatu media yang digunakan untuk memisahkan dua atau lebih elektroda bertegangan. Di dalam peralatan tenaga listrik, isolasi cair memiliki peran penting khususnya pada transformator, circuit breaker, dan kapasitor karena berpengaruh pada kinerja peralatan tersebut. Isolasi cair yang digunakan pada peralatan sistem tenaga biasanya digunakan sebagai bahan isolasi maupun sebagai bahan pendingin. Alasan media isolasi cair banyak digunakan sebagai media isolasi peralatan listrik, pertama adalah memiliki kekuatan dielektrik yang lebih baik dibandingkan dengan media isolasi gas menurut hukum Pashen, kedua isolasi cair akan mengisi celah atau ruang yang akan diisolasi dan secara serentak melalui proses konversi menghilangkan panas yang timbul akibat rugi energi, dan yang ketiga yaitu isolasi cair cenderung dapat memperbaiki diri sendiri (self healing) jika terjadi pelepasan muatan (discharge). Kekurangan utama isolasi cair yaitu mudah terkontaminasi. Isolasi cair juga dapat mengalami proses kegagalan media isolasi. Kontaminasi ini dapat menyebabkan terjadinya kegagalan pada isolasi cair. Selain itu, suhu yang tinggi akan memicu reaksi berantai yang akan mempercepat penurunan umur dan kualitas kerja dari sistem isolasi. Pada akhirnya, kondisi tersebut mengakibatkan kerusakan pada transformator. Fenomena kegagalan isolasi yang sering terjadi pada isolasi antara lain streamer breakdown, corona dan breakdown voltage atau tegangan tembus. Kegagalan yang terjadi pada isolasi cair dapat dideteksi sejak dini yaitu dengan mengamati perubahan yang terjadi pada minyak secara rutin. Hal ini dapat mengurangi terjadinya kegagalan dalam skala besar.