2018 : Karakterisasi Spektrum Pantulan Difus Spesifik Dari Daun Tanaman Buah dan Sayur Sebagai Teknik Pengukuran Konsentrasi Klorofil Yang Akurat

Prof. Dr. Ir. Sekartedjo M.Sc
Dr.rer.nat. Ir. Aulia Muhammad Taufiq Nasution M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Klorofil merupakan komponen biokimia kunci yang bertanggung jawab atas terjadinya fotosintesis, dan merupakan indikator bagi kesehatan tanaman. Karena nitrogen pada daun terikat dengan klorofil, maka onsentrasi klorofil dapat menentukan produktivitas fotosintesis tumbuhan, yang dapat menunjukkan estimasi status nutrisinya tumbuhan. Unsur Nitrogen merupakan elemen penting bagi pertumbuhan tanaman dalam proses sintesis klorofil dan enzim. Pengukuran kandungan klorofil secara akurat serta cepat sangat menunjang dan memudahkan petani untuk memonitor kualitas tanaman yang dibudidayakannya. Teknik pengukuran berbasis spektroskopi pantulan difus sangat menjanjikan untuk digunakan dalam membangun sistem pengukuran kadar kandungan klorofil yang akurat, cepat, murah, serta mudah pengoperasiannya. Sinyal optis hasil pantulan difus permukaan daun, yang mengindikasikan kadar kadungan klorofil daun, sangat dipengaruhi oleh karakteristik permukaan daun dan jenis tanaman pangan yang akan menentukan kadar klorofil spesifik dari tanaman tersebut. Oleh sebab itu hanya mengandalkan pengukuran atas interpretasi kesan warna semata dapat menghasilkan bias pengukuran yang cukup signifikan. Oleh sebab itu, diperlukan untuk membangun korelasi pengukuran yang akurat, untuk selanjutnya digunakan dalam penentuan kadar kandungan klorofil tanaman pangan dari pengukuran reflektansi difus daunnya. Penelitian awal telah dilakukan untuk membangun korelasi untuk penentuan kadar klorofil pada daun tanaman padi. Dalam usulan penelitian yang diajukan ini akan diselidiki perilaku pantulan difus dari dua kelompok tanaman pangan lainnya, yaitu tanaman sayuran dan tanaman buah. Penelitian yang diajukan ini merupakan upaya untuk memperkuat proses pembelajaran akan proses pembangunan sistem pengukuran optis, dengan memberikan mahasiswa paparan pengalaman langsung melalui aktivitas penelitian di laboratorium. Diharapkan melalui pendekatan ini, proses pembelajaran dengan melibatkan secara langsung pengalaman melakukan penelitian terkait dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa akan proses pengembangan teknik pengukuran yang sedang dipelajari.