2016 : Usulan Kebijakan Teknologi Informasi sebagai Payung untuk Mewujudkan ITS in one-hand dalam Lingkungan Smart Campus

Prof. Ir. Arif Djunaidy M.Sc., Ph.D.
Dr.Eng. Febriliyan Samopa S.Kom., M.Kom.
Royyana Muslim Ijtihadie S.Kom, M.Kom., Ph.D
Anny Yuniarti S.Kom., M.Comp.Sc
Hanim Maria Astuti S.Kom, M.Sc


Abstract

Kepemimpinan Rektor ITS dalam beberapa periode menunjukkan bahwasanya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan driver untuk meningkatkan layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengelolaan institusi menuju pencapaian visi besar ITS. Hal ini terlihat pada tahun kepemimpinan 2011 – 2015 dimana Rektor melakukan perubahan status UPT Pusat Komputer menjadi Badan Teknologi Sistem Informasi (BTSI) melalui OTK ITS SK Rektor tahun 2012. Perubahan status tersebut membawa banyak dampak bagi perkembangan layanan Teknologi dan Sistem Informasi di ITS. Dampak besar tersebut diantaranya meningkatnya jumlah sistem informasi yang mendukung berbagai proses bisnis di ITS, yang awalnya hanyalah 13 sistem (1 yang terpelihara) pada tahun 2012 menjadi 52 sistem terimplementasi dan terpelihara di tahun 2016; meningkatnya layanan keterpaduan (integrasi) data dan pelaporan, pengelolaan layanan TSI yang mengambil basis framework ITIL dan meningkatnya kapasitas infrastruktur dan keamanan informasi di ITS.\nKepemimpinan Rektor periode baru 2015 – 2019 menyambut positif perkembangan layanan TSI di ITS yang telah diinisiasi oleh tim LPTSI dari kepemimpinan Rektor pendahulu. Melalui Pembantu Rektor III bidang Sumber Daya Manusia dan Organisasi, ITS memiliki visi terkait TIK yakni “ITS in one-hand dalam lingkungan eco dan smart campus untuk mewujudkan world-class university”. Dalam mencapai visi tersebut, Pembantu Rektor III dan LPTSI telah melakukan analisis sementara dari kondisi TIK yang saat ini dihadapi ITS. Analisis tersebut menggali beberapa permasalahan TIK di ITS, dimana permasalahan tersebut dipandang sebagai sebuah tantangan yang harus dipecahkan oleh kepemimpinan LPTSI periode ini. Untuk mendukung pencapaian ITS sebagai smart campus dalam mewujudkan World Class University, maka akar permasalahan yang melandasi berbagai permasalahan tersebut harus dipecahkan. \nLPTSI melihat bahwasanya belum adanya kebijakan TI yang berfungsi sebagai landasan bagi pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi dan layananan di ITS merupakan akar masalah utama yang harus dijawab. Hal ini juga disetujui oleh kepengurusan LPTSI sebelumnya yang menyatakan pentingnya memiliki kebijakan TI sebagai pijakan dalam pengembangan Teknologi Informasi/Sistem Informasi di ITS. Oleh karena pentingnya kebijakan TI bagi LPTSI, melalui skema penelitian kajian kebijakan ini, LPTSI mengusulkan sebuah kajian sebagai jalan bagi LPTSI dalam merumuskan kebijakan terkait Teknologi Informasi/Sistem Informasi dan layanannya di ITS. Luaran dari penelitian ini merupakan draft kebijakan TI di ITS yang harapannya nantinya akan dipertimbangkan untuk disahkan menjadi kebijakan TI di ITS.