2017 : Penangkapan CO2 dari Biogas Menggunakan Metode Absorpsi Disertai Reaksi Kimia dalam Packed Column oleh K2CO3 Berpromotor Senyawa Amine

Prof.Ir. Ali Altway M.Sc
Prof. Dr. Ir. Tri Widjaja M.Eng.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pada produksi metana sebagai bio-energi selalu menghasilkan gas CO2 (25-45%) sebagai sisa hasil reaksi dalam proses anaerobik. Hal tersebut mengharuskan dilakukan proses penghilangan CO2 supaya tidak terlepas kelingkungan dan menimbulkan efek rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global. Permasalahan persediaan energi di masa depan merupakan salah satu permasalahan yang menjadi perhatian semua bangsa sehingga untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil maka berbagai percobaan dan penelitian dikembangkan untuk memperoleh energi terbarukan serta menngurangi dampak negatif dari emisi gas CO2 terhadap lingkungan yang dihasilkan dalam proses produksi dan pemanfaatan sumber energi tersebut. Biogas adalah merupakan salah satu contoh energi terbarukan yang terbentuk melalui proses fermentasi bahan-bahan limbah organik. Produk biogas terdiri dari metana (50-70 %), karbondioksida (25–45 %), dan sejumlah kecil hidrogen, nitrogen, hydrogen sulfide. Keberadaan CO2 dalam biogas sangat tidak diharapkan karena CO2 sebagai penyumbang dampak rumah kaca dapat mengurangi nilai kalor biogas dan dapat menyebabkan korosi pada komponen-komponen mesin. Pada penelilian ini akan membandingkan pengaruh penggunaan tipe packing rachig ring dan steal wool dalam pemisahan CO2 menggunakan K2CO3 berpromotor DEA, Glycine, dan Monosodium Glutamate dengan metode absorbsi reaktif dalam reaktor packed column dengan variabel suhu (50-90 oC), konsentrasi promotor (1, 3 dan 5%) dan laju alir absorben (0,5; 0,75; 1). Biogas dan absorben dialirkan secara countercurrent dalam packed column, CO2 yang terserap dianalisa dengan tittrasi dan dikonfirmasi dengan metode Chittick.