2016 : KAJIAN PENERAPAN KEBIJAKAN COST, INSURANCE AND FREIGHT (CIF) PADA KOMODITI EKSPOR CRUDE PALM OIL DI INDONESIA

Firmanto Hadi ST.

Year

2016

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Dalam perdagangan internasional, Incoterms dikenal sebagai istilah untuk penyamaan persepsi antara hak dan kewajiban bagi penjual dan pembeli dalam proses pengiriman barang. Secara umum, penggunaan term Free On Board (FOB) di Indonesia digunakan untuk pengiriman komoditi ekspor, sedangkan Cost, Insurance and Freight (CIF) untuk komoditi impor. Dengan terms eksisting ini, kegiatan pengiriman barang ekspor maupun impor lebih banyak menggunakan kapal berbendera asing dibandingkan dengan kapal berbendera Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan bermaksud menerapkan kebijakan perubahan term dari FOB ke CIF untuk komoditi ekspor Indonesia agar pengiriman komoditi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan armada kapal nasional. Adapun hal ini nantinya dapat berpengaruh pada penambahan devisa negara dan penyeimbangan neraca perdagangan internasional (ekspor-impor). Untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dan menganalisis perubahan term tersebut dengan mempertimbangkan besarnya biaya transportasi laut untuk pengiriman komoditi ekspor dan fokus terhadap satu komoditi terbesar di Indonesia yaitu Crude Palm Oil (CPO). Model perhitungan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan analisis perhitungan dampak kebijakan ditinjau dari sisi perbedaan freight (tarif pengiriman) yang diperoleh dari perhitungan komponen biaya transportasi laut. Hasil yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting pemakaian term FOB, mengidentifikasi dampak penerapan kebijakan CIF, serta memberikan solusi dan alternatif kebijakan untuk mendukung penerapan terms CIF pada komoditi ekspor CPO di Indonesia.