2017 : Aplikasi Ekstrak Tanaman Sarang Semut Sebagai Inhibitor Organik Pada Baja Di Dalam Larutan Asam

Ir. Subowo M.Sc.
Atria Pradityana S.T., M.T.

Year

2017

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Proses perubahan sifat suatu material karena adanya pengaruh atau reaksi dengan lingkungan sekitarnya merupakan definisi dari korosi. Salah satu kondisi lingkungan yang dihindari adalah kondisi lingkungan asam, dikarenakan bersifat korosif. Penambahan inhibitor adalah salah satu metode dalam pengendalian korosi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa pengaruh penambahan ekstrak tumbuhan sarang semut (Myrmecodia pendans) sebagai inhibitor organik dalam larutan asam. \nMaterial yang digunakan adalah material baja API 5L Grade B yang biasa digunakan didalam inndustri minyak dan gas. Larutan asam yang digunakan sebagai media korosi adalah larutan H2SO4 1 M. Konsentrasi ekstrak inhibitor yang digunakan adalah 100 hingga 500 mg/L (kelipatan 100 mg/L). Efisiensi inhibisi dari tumbuhan sarang semut sebagai inhibitor korosi dapat dianalisa melalui pengujian polarisasi dan pengujian elektrokimia. Pengujian gas kromatografi dan FTIR merupakan pengujian pendukung dalam menganalisa mekanisme inhibisi dari inhibitor.\nDiharapkan dari penelitian ini akan didapatkan mekanisme inhibisi dari sarang semut didalam lingkungan H2SO4 1 M serta jumlah konsentrasi ekstrak saat efisiensi maksimal. Selain itu, diharapkan dapat dianalisa senyawa-senyawa yang mendukung proses inhibisi.\n\nKata Kunci : korosi, larutan asam, inhibitor, sarang semut, baja API 5L Grade B\n