2016 : Rancangan Pengembangan Produk Gyroplane Baru dengan pendekatan Design for X (DfX)

Prof. Dr. Ir. Udisubakti Ciptomulyono M.Eng.Sc.
Putu Dana Karningsih ST, M.Eng.Sc, Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pengembangan produk baru merupakan aktivitas yang paling penting untuk setiap industri. Perusahaan yang dapat mengembangan produk baru sesuai dengan kebutuhan pelanggan pada saat yang tepat dengan kualitas yang baik dan harga yang bersaing akan dapat memenangkan kompetisi. Umumnya pengembangan produk di perusahaan dilaksanakan oleh satu divisi tertentu (e.q. Research and Development) dan prosesnya berjalan secara sekuensial tanpa mempertimbangkan potensi masalah pada tahapan selanjutnya. Kondisi ini mengakibatkan proses pengembangan produk baru menjadi sangat panjang akibat proses yang berulang-ulang (looping back). Hal ini berakibat pada membengkaknya biaya dan yang paling tidak diinginkan oleh industri adalah kebutuhan pelanggan telah berbeda saat produk diluncurkan di pasaran. Konsep Design for X (DfX) merupakan pendekatan pengembangan produk baru dimana huruf “X” mengacu pada beberapa fokus pertimbangan yang dilakukan saat membuat desain produk tersebut. Design for Manufacture and Assembly (DfMA) adalah salah satu bagian dari konsep DfX, dimana pada saat desain dipertimbangkan efisiensi proses dengan biaya minimum pada saat produk dimanufaktur dan dirakit. Selain DfMA, juga terdapat Design for Quality yang mempertimbangkan kemudahan untuk mengendalikan kualitas produk pada saat produk tersebut didesain. Design for Supply Chain Management yaitu mempertimbangkan efisiensi rantai pasok saat produk tersebut didesain\nPT Bayu Aircraft Indonesia merupakan perusahaan nasional dengan produksi utama adalah gyroplane (pesawat ringan berpenumpang satu atau dua orang). Sebagai perusahaan yang relatif baru, PT Bayu Aircraft Indonesia berupaya untuk dapat memproduksi produk dengan kualitas yang baik dengan harga yang terjangkau agar dapat mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Selain itu, sistem manufaktur Make to Order (MTO) menuntut perusahaan ini untuk dapat memproduksi (fabrikasi dan dirakit) dengan cepat (mudah) dengan didukung oleh ketersediaan komponen dan material yang dibutuhkan untuk membentuk produk. Untuk dapat menjawab kebutuhan PT Bayu Aircraft Indonesia, maka pendekatan Design for X (DfX) yaitu Design for Manufactur and Assembly (DfMA) dan Design for Supply Chain Management (DfSCM) akan diaplikasikan untuk merancang produk baru.gyroplane.\n\nKata Kunci : pengembangan produk baru, DfX, DfMA, DfSCM\n