2017 : METODE PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN BISNIS UNTUK MANAJEMEN DESAIN

Andhika Estiyono ST., MT.
Sabar SE, M.Si

Year

2017

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Dalam menghadapi persaingan perusahaan harus dapat mengambil kebijasanaan yang tepat serta mampu memanfaatkan peluang-peluang secara jeli guna mempertahankan usaha bisnisnya. Keberhasilan suatu proyek bisnis akan dipengaruhi oleh ketajaman analisis aspek finansial studi kelayakan. Perkiraan aliran kas yang terlalu tinggi akan berpengaruh terhadap dana yang diinvestasikan berlebihan sehingga bisnis yang bersangkutan kurang efesien, sebaliknya perkiraan aliran kas yang terlalu kecil juga akan menganggu operasional sehingga yang bersangkutan akan berdaya tahan lemah dalam bersaing. Dalam analisa aspek finansial akan memperoleh manfaat tentang penilaian kelayakan investasi dari suatu proyek bisnis. \n Sedangkan investasi dapat didefinisikan sebagai pengikat sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang (Mulyadi, 1994). Sebelum menjalankan suatu usaha bisnis perlu diadakan suatu studi yang bertujuan untuk meminimkan resiko yang akan didapat dalam menjalankan suatu studi yang bertujuan untuk memiminimkan resiko yang akan didapat dalam menjalankan usaha bisnisnya. Studi kelayakan bisnis yaitu suatu pengkajian secara menyeluruh dan teliti terhadap rencana penanaman modal dan menilai apakah rencana investasi tersebut memenuhi syarat untuk dilaksanakan atau tidak, atas pertimbangan kelayakan finansial.\n Studi kelayakan akan membantu pengusaha pemula untuk meminimalisir kerugian atau risiko dan mengoptimalkan peluang memperoleh manfaat. Instrument yang digunakan meliputi: net present value, IRR, PP, BC Ratio dan Break event point.\n\nKata kunci: Net Present Value, IRR, PP, BC Ratio dan Break event point\n