2017 : PENGEMBANGAN PROTOTIPE COOLBOX MENGGUNAKAN SISTEM PENDINGIN HYBRID THERMOELECTRIC COOLER

Ir. Alam Baheramsyah M.Sc.
Sutopo Purwono Fitri ST., M.Eng., Ph.D.En
Juniarko Prananda S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kebutuhan cool box pada saat ini sangat besar mengingat jumlah hasil produksi di sektor perikanan setiap tahun mengalami peningkatan. Pada saat ini cool box yang digunakan masih menggunakan metode pendinginan secara konvensional yaitu menggunakan es batu (es basah) sebagai media pendingin. Penggunaan es batu sebagai pendingin pada cool box memiliki kelebihan dan kelemahan. Dalam segi ekonomis cool box yang menggunakan pendingin es batu (es basah) memiliki keuntungan karena harga es batu (es basah) yang murah. Namun, penggunaan es batu juga memiliki kelemahan yaitu karena perubahan fase es batu (es basah) dari padat menjadi cair. Air yang terakumulasi pada cool box tersebut dapat mengakibatkan kualitas dari ikan menurun,sehingga mengakibatkan nilai ekonomis dari ikan akan rendah. Cool box yang menggunakan es batu (es basah) sebagai media pendingin tidak dapat mempertahankan temperatur pendinginan dalam waktu yang lama.\nPada penelitian ini akan di rancang cool box yang media pendinginnya tidak menggunakan es batu (es basah). Cool box yang dirancang akan mengggunakan thermoelectric cooler sebagai media pendingin serta menggunakan Phase Change Material (PCM). Sehingga diharapkan penggunaan suplai daya listrik untuk termoelektrik dapat berkurang. Sehingga dengan penelitian yang dilakukan diharapkan dapat menjadi solusi maupun energi alternatif dalam sistem pendinginan yang sampai saat ini masih menggunakan es batu (es basah) dan sistem pendingin menggunakan refrigeran yang mulai dikurangi, karena berdampak buruk pada lingkungan yaitu menyebabkan penipisan lapisan ozon.