2016 : KARAKTERISTIK BATUAN VULKANIK UNTUK STUDI BAWAH PERMUKAAN GUNUNG BROMO

Anik Hilyah S.Si, M.T
Juan Pandu Gya Nur Rochman S.Si., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak pada Ring of Fire (sabuk api) yang dicirikan dengan banyaknya gunungapi yang masih aktif, salah satunya adalah Gunung Bromo yang terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kawasan vulkanik Gunung Bromo menarik banyak wisatawan dari seluruh penjuru dunia namun studi bawah permukaan yang pernah dilakukan masih sangat sedikit dan belum menyeluruh. Data yang ada pada museum Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berupa koleksi batuan hasil erupsi, data batuan tersebut hanya terbatas pada kajian geologi dan mineralogi, belum mencerminkan kondisi bawah permukaan Gunung Bromo. Karakteristik batuan vulkanik diteliti melalui beberapa macam pengukuran geofisika seperti pengukuran resistivitas, permeabilitas dan sonic dengan variasi temperatur dan tekanan. Dari data karakteristik batuan tersebut akan menghasilkan studi bawah permukaan Gunung Bromo secara lengkap mencakup sistem gunungapi dan hasil erupsi jaman purba\n\nCoring atau pengambilan sampel batuan dilakukan pada di dekat permukaan dengan pendekatan bahwa batuan yang terpapar di permukaan, pada daerah tertentu adalah batuan penyusun system gunungapi. Dengan memanfaatkan sampel core batuan di permukaan sebagai data pendukung, dapat dilakukan karakterisasi sifat fisika batuan yang menyusun sistem gunungapi. Sifat fisika atau parameter fisika yang diteliti yaitu resistivitas, sonic, dan permeabilitas serta pengaruhnya terhadap perubahan temperatur atau thermal dengan memanfaatkan sampel batuan. Hubungan antar parameter fisika batuan ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam menginterpretasikan kondsi bawah permukaan Gunung Bromo.\n\nKawasan vulkanik sebagian besar mencakup seluruh wilayah di Indonesia kecuali Pulau Kalimantan. Dengan tipe dan jenis gunungapi yang sama maka secara umum batuan vulkanik di Indonesia memiliki kesamaan. Sehingga hasil penelitian karakteristik batuan vulkanik Gunung Bromo dapat diterapkan pada gunungapi yang lain.\n