2018 : Pengembangan Modul Thermo Electrik Cooler (TEC) dan Thermo Electric Generator (TEG) dengan menggunakan Bi2Te3 sebagai Sumber Energi Baru dan Terbarukan

Dr.Dra Melania Suweni Muntini MT.
Iim Fatimah S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pada penelitian ini akan dilakukan fabrikasi modul Termo Elekric Cooler(TEC) dan Termo Elektrik Generator(TEG) dari bahan semikonduktor. Modul tersebut dapat menghasilkan listrik dan dapat pula menghasilkan temperatur. Prisip kerja termoelektrik adalah memanfaatkan energi termal electron untuk konversi energy antara panas dan listrik. Termoelektrik cooler merupakan sebuah modul yang dapat menggantikan refrigerant Freon dalam sistem pendingin ramah lingkungan yang tidak menimbulkan efek rumah kaca. Sebelum dilakukan fabrikasi penting untuk melakukan pemodelan dengan software untuk pengembangan termoelektrik yaitu SOLIDWORK dan ANSYS. Solidwork merupakan software yang digunakan untuk membentuk termoelektrik, sedangkan ANSYS digunakan untuk mengetahui hubungan berbagai parameter yag ada. Selanjutnya, dengan mengetahui berbagai hubungan antar parameter, nilai efisiensi yang dipengaruhi oleh konduktivitas listrik, konduktivitas termal, koefisien seebeck, dan figure of merit maka bahan yang digunakan dapat ditentukan. Pemodelan perlu dilakukan agar dapat mengetahui hasil interaksi antar variable-variabel sebelum fabrikasi dilakukan, selain itu juga untuk mengetahui kondisi optimum dari model untuk fabrikasi. Selanjutnya, mengingat belum banyaknya peneliti Indonesia yang fokus pada thermo elektrik sebagai sumber energy alternatif, peluang penembangan keilmuan dan immplementasi yang masih luas dan adanya kerjasama antara ITS dengan Center of Exelence on Alternatif Energy di SNRU Thailand yang telah diakui di tingkat internasional maka penelitian tentang pengembangan modul thermo electrik cooler (TEC) dan thermo electric generator (TEG) dengan menggunakan Bi2Te3 sebagai sumber energi baru dan terbarukan perlu dilakukan.