2017 : Pengembangan Desain Akuakultur Lepas Pantai untuk Perairan Dalam di Indonesia

Sholihin ST.,MT
Nur Syahroni ST.,MT.,Ph.D
Yeyes Mulyadi ST, M.Sc, Ph.D
Dr.Eng. Kriyo Sambodho ST., M.Eng


Abstract

Produk perikanan laut sangat penting dalam ekonomi global dan ketahanan pangan saat ini. Saat ini sebagian besar stok perikanan laut dunia dalam kondisi terlalu banyak penangkapan ikan. Produk ikan sangat penting dalam ekonomi global dan ketahanan pangan saat ini. Saat ini sebagian besar stok ikan dunia dalam kondisi terlalu banyak menangkapan (overfished). FAO menyatakan bahwa hampir 30 persen dari stok ikan dunia yang dieksploitasi secara berlebihan mengalami sedikit penurunan produksi dari dua tahun sebelumnya. Praktek penangkapan ikan intensif dengan kapal ikan yang modern, didukung sebagian oleh subsidi besar-besaran dari sektor perikanan, telah menyebabkan menipisnya stok ikan.\nPerubahan iklim juga menimbulkan ancaman terhadap perikanan laut. Fluktuasi suhu air, arus laut, dan biogeokimia akan mengarah penurunan produktivitas perikanan laut (Sumaila et al 2011;. Diaz dan Rosenberg 2008). Pada akhirnya perubahan iklim dapat memperbesar penurunan stok perikanan laut. Untuk itu perlu suatu teknologi budidaya perikanan laut yang lebih mudah dikontrol, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.\nDengan transisi ke ekonomi hijau, sektor perikanan, khususnya perikanan laut harus dikelola lebih berkelanjutan untuk memberikan manfaat sekarang dan generasi masa depan melalui langkah-langkah seperti penggunaan produksi ramah lingkungan dan metode pengolahan yang lebih berkelanjutan. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengembangkan desain struktur akuakutur lepas pantai di Indonesia untuk budidaya perikanan laut dalam yang ramah lingkungan dan murah dalam biaya pembuatan. Lingkup penelitian ini meliputi menentukan konseptual desain, layout dan bentuk konfiguari akuakultur, dan ukuran yang sesuai (ekonomis, andal dan aman) untuk menahan beban gelombang dan arus yang cukup besar, serta analisa olah gerak strukturnya. Fasilitas utama yang direncanakan antara lain struktur akuakultur, ukuran jaring, konfigurasi penjangkaran.\n