2016 : Rancang Bangun Aplikasi Tanggap Potensi Banjir dan Kekeringan

Sarwosri S.Kom. , MT
Adhatus Solichah Ahmadiyah S.Kom, M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat, sehingga kuantitas air yang memadai dan kualitas air yang baik perlu dijaga. Dari segi kuantitas air tanah, kondisi ekstrim yaitu kurangnya kuantitas air dapat menyebabkan kekeringan. Sebaliknya, curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan naikmnya muka air tanah sehingga menjadi banjir.\nBerdasarkan data statistik yang dihimpun oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Banjir) selama satu dekade terakhir (2006-2015), tercatat lebih dari 5000 bencana banjir dan 1142 kejadian kekeringan di seluruh provinsi di Indonesia.\n\nBanyaknya kejadian banjir di Indonesia di musim penghujan dan kekeringan panjang di sepanjang musim kemarau di beberapa wilayah di Indonesia menuntut kita untuk selalu waspada terhadap potensi kejadian dua macam bencana yang disebabkan ekstrimnya kuantitas air ini. Salah satu usaha preventif yang dapat dilakukan agar peka terhadap kemungkinan kejadian bencana ini adalah dengan pemasangan sistem peringatan dini yang dipasang di beberapa tempat pemantauan muka air seperti di sungai, danau, atau sumur.\n\nUntuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana banjir dan kekeringan tersebut, pada penelitian ini akan dikembangkan aplikasi tanggap bencana banjir dan kekeringan yang dilengkapi dengan sensor yang dapat memberikan informasi ketika level air tanah pada keadaan ekstrim sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan adanya potensi banjir dan kekeringan untuk selanjutnya dilakukan tindak lanjut sehingga memitigasi kerugian material atau korban jiwa. Informasi dari sensor akan ditampilkan pada sebuah sistem informasi sehingga mempermudah pemantauan dari mana saja.