2016 : PENELITIAN PENGEMBANGAN MOTIF BATIK KOTA SURABAYA UNTUK APLIKASI PADA INTERIOR ALAT TRANSPORTASI UMUM DARAT DAN LAUT\n

Anggri Indraprasti S.Sn.
Dr Mahendra Wardhana ST,MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Semenjak diakuinya batik oleh UNESCO sebagai salah satu kekayaan budaya manusia yang berasal dari Indonesia, batik semakin banyak digemari oleh wisatawan mancanegara dan masyarakat dalam negeri. Batik banyak mengalami perkembangan dalam aplikasinya. Saat ini batik tidak hanya diaplikasikan ke pakaian saja namun sudah mulai diaplikasikan ke berbagai produk perlengkapan rumah tangga hingga ke alat transportasi. \nPerkembangan batik ikut serta membuat sentra batik kontemporer di berbagai daerah bermunculan dan menghasilkan berbagai ragam motif batik yang berdasarkan ke-khas-an daerah masing-masing. Motif-motif batik kontemporer tersebut juga berfungsi sebagai ikon bahkan alat promosi pariwisata suatu daerah. Sebagai alat promosi pariwisata suatu daerah, motif batik kontemporer banyak diaplikasikan di tempat/fasilitas umum yang bisa dilihat oleh wisatawan ataupun masyarakat luar daerah yang datang ke sebuah kota, tujuannya untuk memperkenalkan kekayaan budaya masyarakatnya. \nSebagai salah satu kota pusat perdagangan yang berskala internasional dan bersejarah di Indonesia menjadikan Kota Surabaya banyak dikunjungi masyarakat lokal maupun Internasional. Kota Surabaya mulai membenahi berbagai fasilitas umum dan sudah seharusnyal Surabaya mulai menampilkan kekayaan budaya masyarakatnya untuk lebih dikenal oleh masyarakat lokal maupun internasional. Kota Surabaya dapat menampilkan kekayaan budayanya melalui motif batik yang diaplikasikan di alat transportasi umum yang berada dan menuju kota. \nDalam penelitian ini diajukan studi kasus pengembangan motif batik Kota Surabaya untuk diaplikasikan ke interior alat transportasi umum darat dan laut sebagai pendukung upaya memperkenalkan batik dan kekayaan budaya Kota Surabaya. Manfaat hasil penelitian motif batik Kota Surabaya ini dapat diaplikasikan pada alat transportasi umum darat dan laut serta khususnya pada “Suro Trem” dan “Boyo Rail” yang merupakan program pemerintah Kota Surabaya untuk menambah moda transportasi umum.\n