2017 : Perilaku Lentur Balok Komposit Beton Mutu Tinggi Setelah Dibebani Beban Kerja Pada Lingkungan Agresif\n

Prof.Dr.Ir. I Gusti Putu Raka
Prof.Dr.Ir. Triwulan DEA

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kasus korosi pada tulangan beton telah menjadi sebuah permasalahan global pada struktur bangunan beton. Sementara itu, negara Indonesia yang merupakan negara maritim yang akan banyak mengalami perkembangan di daerah pantai atau lepas pantai. Permasalahan ini akan terus berlanjut khususnya untuk daerah-daerah yang berlokasi di lingkungan berklorida atau lingkungan yang mengandung karbon dioksida.\nPada penelitian sebelumnya, Eniarti (2001) mengkaji mengenai perilaku lentur pada balok komposit mutu tinggi yang dilakukan secara eksperimental dan analitis. Pemodelan dilakukan dengan 6 balok komposit yang diletakkan pada lingkungan agresif dan non agresif. Balok komposit yang digunakan adalah beton mutu normal 29.92MPa pada sayap balok dan beton mutu tinggi 68.82 MPa pada badan balok. Selanjutnya balok komposit akan dibebani dengan interval 0.1 ton hingga balok mencapai leleh. Penelitian kali ini melanjutkan penelitian oleh Eniarti (2001) dengan mempertimbangkan adanya korosi selama 17 tahun. Balok komposit yang digunakan pada penelitian sebelumnya akan digunakan kembali pada penelitian ini dengan tambahan perlakuan yaitu disiram dengan air laut buatan selama kurun waktu 17 tahun. Penelitian ini dilakuakan dengan beberapa pengujian eksperimental meliputi pengujian destruktif dan non-destruktif. Balok komposit akan dibebani kembali dengan interval 0.25 ton hingga balok hancur. Hasil dari pengujian eksperimen berupa lendutan, regangan, kuat tekan, modulus elastis, kuat tarik belah, porositas, kecepatan korosi, pH dan kandungan chlor.\nDari penelitian ini akan dihasilkan lendutan, regangan dan juga pola retak akibat kombinasi beban kerja dan korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui sejauh mana pengaruh lingkungan agresif terhadap kekuatan beton komposit yang sudah dibebani sampai beban kerja. Dari penelitian ini didapatkan manfaat yaitu dapat memberikan alternatif perencanaan balok di lingkungan agresif dan dapat digunakan sebagai panduan bagi para teknisi untuk perawatan korosi struktur beton.