2016 : PENGEMBANGAN MATERI AGAMA ISLAM BERBASIS TECHNOPRENEURSHIP DAN KARAKTER MADANI DI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS) SURABAYA

Choirul Mahfud S.Pd.I., M.Pd.I.

Year

2016

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Membahas pengembangan Materi Agama Islam Berbasis Technopreneurship dan Karakter Madani di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya\nmerupakan bahasan penting dan menarik. Selama ini, materi agama Islam cenderung dianggap tekstual normatif dan kurang sesuai kebutuhan mahasiswa. Padahal, di ITS Surabaya menuju world class university selalu dituntut untuk menjadi yang terbaik dalam pelayanan pendidikan bagi masyarakat di negeri ini dan dunia. Sebagaimana dimafhumi bahwa kampus adalah pusat pembelajaran, riset dan bisnis. Mengutip pandangan Profesor Arkansas Xiaogang Peng sebagaimana dikutip Harus Laksana Guntur (2008) bahwa kampus atau perguruan Tinggi sudah seyogyanya bukan hanya menjadi pusat kegiatan pendidikan dan penelitian yang memproduksi sejumlah invensi dan inovasi, tetapi juga idealnya menjadi pusat inkubasi bisnis. Dalam konteks ini, materi agama Islam tentu perlu dan penting untuk membahas lebih lanjut ke arah aspek bisnis selain aspek lainnya. Oleh karena itu, di sini riset pengembangan materi agama Islam berbasis technopreneurship dan karakter madani dihadirkan untuk menjawab kebutuhan dan kepentingan kampus sebagai pusat riset di satu sisi, dan pusat bisnis di sisi lainnya. Dari waktu ke waktu, materi agama Islam di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah mengalami revisi dan perbaikan. Revisi itu tidak hanya dalam aspek luar (cover), tetapi juga dalam aspek isi materinya (content). Menariknya, pengembangan yang dilakukan mempertimbangkan banyak aspek, diantaranya aspek kebijakan kurikulum nasional, aspek kurikulum institusional dan aspek kebutuhan masyarakat dan pasar serta stakeholders kampus. Dalam hal ini, pembahasan mengenai materi agama Islam di ITS belum diteliti secara tuntas dan holistik, terutama terkait dengan isi materi agama Islam yang berbasis technopreneurship dan karakter madani. Karena itu, riset ini direncanakan untuk fokus pada permasalahan pengembangan materi agama Islam berbasis technopreneurship dan karakter madani tersebut. Harapannya tentu saja, pengembangan dan penelitian yang dilakukan bermanfaat lebih cepat dan tepat bagi semua pihak terkait demi mendukung upaya mencerdaskan kehidupan dan kemajuan bangsa Indonesia. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan data kualitatif yang bersumber pada referensi dan literatur buku, berita, jurnal dan opini di media massa serta sumber lain yang relevan dalam kajian pendidikan Islam di Indonesia. Dari latar belakang masalah di atas, penelitian ini memfokuskan pada pertanyaan-pertanyaan penting berikut ini: Pertama, apa saja Isi Materi Agama Islam di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya? Kedua, bagaimana Pengembangan Materi Agama Islam Berbasis Technopreneurship dan Karakter Madani di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya? Ketiga, apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam Pengembangan Materi Agama Islam Berbasis Technopreneurship dan Karakter Madani di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya? \n\nKata Kunci: Materi Agama Islam, Technopreneurship dan Karakter Madani