2016 : PENATAAN RUANG STUDIO DALAM MEMBENTUK STUDIO CULTURE MAHASISWA ARSITEKTUR ITS

Arina Hayati S.T., M.T.
Kirami Bararatin ST, MT
Nurfahmi S.T., M.Ars.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Desain ruang seperti ruang kelas harus dapat memenuhi kebutuhan/standard minimum agar ruang tersebut dapat berfungsi secara optimal dan menyenangkan. Sebuah institusi pendidikan berbasis desain seperti Jurusan Arsitektur membutuhkan sebuah penataan ruang kelas yang spesifik dan fokus terhadap pengguna agar dapat memfasilitasi aktifitas belajar mengajar secara optimal. Ruang kelas studio desain adalah ruang yang paling penting dalam pendidikan desain interior dan arsitektur; ruang tersebut memfasilitasi aktifitas pembelajaran dan interaksi sosial dan mempengaruhi minat dan keingintahuan siswa (Smith, 2011; Demirbas & Demirkan, 2000). Pihak Jurusan sendiri telah melakukan beberapa usaha optomalisasi ruang studio namun seiring dengan berjalannya waktu belum terlihat adanya kemajuan yang signifikan pada perilaku mahasiswa dalam beraktifitas di ruang studio. \nPenelitian ini bertujuan untuk untuk menilai kembali hasil rancangan ruang studio Jurusan Arsitektur ITS. Setelah penilaian tersebut akan diketahui tingkat keberhasilannya dan hal apa sajakah yang menjadi pendorong keberhasilannya berdasarkan indikator terbentuknya studio culture yang baik. Metode kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuisoner untuk mengetahui preferensi ruang studio bagi mahasiswa dan dosen jurusan Arsitektur, ITS. Wawancara dan observasi juga dilakukan untuk mendapatkan data tambahan dalam menganalisa hasil kuisoner.\nHasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan identifikasi dan evaluasi kelayakan sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran khususnya program studi desai Arsitektur. Kemudian hasil penelitian dapat menjadi suatu usulan dan masukan penting dalam kebijakan dan/atau produk teknologi sebagai instrumen kebijakan yang berkaitan dengan penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran program studi desain khususnya di Jurusan arsitektur. Luaran dari penelitian ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu bahan penulisan paper untuk seminar nasional/internasional.\n\nKata Kunci: Studio Culture, sarana, pembelajaran, Arsitektur