2017 : SMART MOBILITY AS A SERVICE, ARSITEKTUR MICROSERVICE PENDUKUNG SMART CITY UNTUK MEMBANTU MOBILITAS PENYANDANG KEBUTUHAN KHUSUS MOBILITY IMPAIRMENT

Dr.techn. Ir. Raden Venantius Hari Ginardi M.Sc
Hatma Suryotrisongko S.Kom, M.Eng

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Mobilitas merupakan sektor penting untuk livability ruang perkotaan, baik dari segi aksesibilitas bagi penyandang cacat, dan dalam hal enjoyability oleh orang-orang dengan kepentingan yang berbeda. Proposal penelitian ini mengusulkan pendekatan berdasarkan orkestrasi fleksibel arsitektur microservices yang memungkinkan untuk membangun aplikasi yang lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari kategori pengguna yang berbeda, dan lebih mudah terintegrasi dalam framework aplikasi lain sebagai pendekatan Smart Mobility yang mendukung Smart City. Proposal ini mendukung roadmap penelitian pusat studi ICT & Robotika ITS, pada bagian Framework Smart Mobility dari Smart City. Metode yang digunakan pada proposal penelitian ini mengadopsi paper Melis et.al. di jurnal Mobile Networks and Applications (Springer) edisi terbaru, 2017.\nProposal penelitian fokus membangun aplikasi Smart Mobility as a Service untuk membantu para penyandang kebutuhan khusus Mobility Impairment, yaitu mereka yang mengalami keterbatasan dalam mobilitas seperti harus menggunakan kursi roda, dll. Dengan menggunakan teknik Crowd Sourcing, komunitas pengguna dapat melaporkan kondisi rute yang banyak memilihi hambatan/tidak ramah terhadap Mobility Impairment, sehingga melalui sebuah layanan peta dapat memudahkan mobilitas dari para penyandang Mobility Impairment. Selanjutnya, sifat terbuka arsitektur berbasis MICROSERVICE tersebut memungkinkan layanan untuk diintegrasikan ke dalam platform SMART CITY yang lain.\nVisi / target jangka panjang dari roadmap penelitian lab IKTI JSI ITS yang terkait dengan proposal ini adalah untuk mengembangkan RESILIENT INFORMATION SYSTEMS UNTUK SMART CITY. Resilient berarti tahan/mampu beradaptasi terhadap perubahan maupun kesalahan/kerusakan infrastruktur. Untuk jangka panjang, penelitian ini diharapkan menghasilkan output : 1) model arsitektur sistem informasi yang tahan bencana (paten); 2) mengembangkan sistem informasi untuk Smart City (teknologi tepat guna).\nKeywords: Smart Mobility, Smart City, Mobility-as-a-Service, Microservices, Mobility Impairment\n