2016 : PENGARUH SHORT IMMERSING TIME DAN COOLING RATE PROSES COPPERIZING TERHADAP MORFOLOGI, STRUKTUR MIKRO DAN PERILAKU TEMBAGA PADA LOW CARBON STEEL

Sutarsis ST., M.Sc.
Wikan Jatimurti ST., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pada low carbon steel terlebih pada dead mild steel dengan maksimal 0,15%C tidak banyak memberikan efek penguatan. Dengan penambahan paduan tembaga dapat mencapai keseimbangan kekuatan dan keuletan dengan penghalusan butir, solid solution, atau presipitasi Cu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan mikrostruktur dan perilaku tembaga pada baja AISI 1006 meliputi fase yang terbentuk, komposisi, dan persebaran Cu. Metode penambahan tembaga yang digunakan dengan mencelupkan baja ke dalam tembaga cair atau yang disebut metode copperizing menggunakan prinsip difusi. Spesimen dipotong dengan dimensi 6x3x0,3cm. Kemudian diberikan pemanasan awal pada temperatur 900oC dan proses peleburan tembaga pada temperatur 1100oC. Dilanjutkan proses pencelupan spesimen ke tembaga cair dengan waktu immerse 5 dan 7 menit, dan variasi laju pendinginan menggunakan annealing, normalizing, dan quenching. \nPengujian struktur mikro, SEM EDX akan dilakukan untuk analisis morfologi dan persebaran Cu, OES untuk mengetahui komposisi kimia, dan XRD untuk identifikasi fase dan microstrain. \n\nKata Kunci : Copperizing, waktu immerse, laju pendinginan, low carbon steel, mikrostruktur, fase Cu\n