2018 : STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN CAGAR BUDAYA MADIUN MENUJU ECO TOURISM

Dra. Tri Widyastuti M.Si.
Aurelius Ratu S.S, M.Hum

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Madiun merupakan kota bersejarah. Berbagai peristiwa di masa lalu meninggalkan jejak-jejak sejarah yang penting, baik bagi masyarakat lokal maupun masyarakat Indonesia pada umumnya. Jejak-jejak sejarah tersebut diantaranya berupa tempat atau situs sejarah. Situs sejarah di Kabupaten dan Kota Madiun memiliki keunikan yang dapat digunakan untuk mengembangkan industri wisata. Namun ternyata banyaknya situs dan cagar budaya di Madiun belum mampu menjadikan Madiun sebagai Kota wisata sejarah. Terlebih masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui tentang keberadaan situs dan cagar budaya di Madiun bahkan setelah banyak arkeolog yang berdatangan ke situs, Pemerintah baru turun tangan untuk turut melestarikan situs di Madiun. Pelestarian situs dan cagar budaya ini tentunya tidak terlepas dari peran Pemerintah dan juga masyarakat. Dalam konteks ini maka diperlukan upaya peningkatan kapsitas masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pengelolaan ataupun pelestarian cagar budaya menuju konsep eco tourism yang sedang digalakkan pemerintah pusat saat ini. Penelitian ini akan mengembangkan model pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian cagar budaya di Kabupaten dan Kota Madiun sebagai destinasi wisata yang mengacu pada parameter eco tourism. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian baik kuantitatif maupun kualitatif yang digabungkan untuk mmeperoleh data yang diperlukan. Metode kuantitatif menggunakan cara penyebaran kuesioner pada masyarakat dan stake holder terkait tentang persepsi cagar budaya dan harapan mereka terhadap warisan budaya tersebut. Sedangkan model kualitatif digunakan dengan cara wawancara mendalam (depth interview ) pada beberapa tokoh terpilih yang dianggap memiliki pengaruh dan kewenangan untuk menjadikan kawasan cagar budaya di Madiun ini mampu menjadi tujuan eco tourism dan dapat dikembangkan pada tujuan tujuan positif yang lain. Penggabungan kedua metode tersebut diharapkan dapat memperoleh gambaran tentang pola pengembangan/ penguatan kapasitas masyarakat dalam konteks cagar budaya di Madiun menuju eco tourism. Target luaran penelitian ini adalah model ataupun pola peningkatan kapasitas masyarakat dalam pelestarian cagar budaya di Kabupaten dan Kota Madiun dalam rangka mengembangkan eco tourism serta usaha keberlanjutan pola peningkatan kapasitas dengan usaha pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian dipublikasikan dalam jurnal internasional terindeks Scopus dan seminar internasional di dalam negeri. Publikasi tersebut diharapkan dapat bermanfaat untuk menarik minat investor dan pihak –pihak terkait untuk mengembangkan wisata sejarah cagar budaya di Kabupaten Madiun khususnya dan menjadi model percontohan untuk daerahdaerah lain melalui peningkatan kapasitas masyarakat. Dalam jangka panjang eco tourism berbasis potensi dan kearifan lokal dapat terus berkembang di abad yang makin modern ini. Kata Kunci: kapasitas masyarakat, cagar budaya, eco tourism