2016 : Pengembangan dan Penentuan Indikator Renumerasi Berdasarkan Persepsi Dosen di Lingkungan FMIPA ITS dalam rangka PTN BH\n

Bambang Widjanarko Otok S.Si., M.Si.
Shofi Andari S.Stat, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Remunerasi bermakna sangat strategis terhadap suksesnya Reformasi birokrasi, mengingat dampak paling signifikan terhadap kinerja lembaga akan sangat ditentukan oleh perubahan kultur birokrasi didalam melaksanakan tugas pokoknya. Sedangkan keberhasilan merubah kultur tersebut, akan sangat ditentukan oleh tingkat kesejahteraan anggotanya. Semua sepakat bahwa imbalan jasa dalam bentuk remunerasi didasarkan pada pencapaian kinerja aktual dari masing-masing pegawai. Pertanyaan bagaimana sistemnya ? Bagaimana implementasinya ? Dapatkah tujuan pemberian remunerasi dapat memotivasi tendik untuk berkinerja lebih baik ? dan masih banyak pertanyaan lain, yang muncul terkait dengan remunerasi.\nRemunerasi Dosen diberikan berdasarkan kinerja yang telah dicapai oleh seseorang berdasarkan tugas pokok dan fungsinya, serta tugas tugas tambahan yang menyertainya dan kreativitas yang diciptakannya. Kinerja Dosen harus sejalan dengan kinerja yang hendak dicapai oleh institusinya. Terkait dengan hal ini, maka di awal tahun dalam penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP), kegiatan tugas jabatan yang direncanakan harus merupakan turunan dari SKP atasan langsung. Sistem penyusunan SKP jika dilaksanakan dengan baik akan menghasilkan kinerja institusi yang merupakan agregat dari kinerja dan fungsional umum. Remunerasi yang diberikan kepada Dosen dalam pelaksanaan reformasi birokrasi menggunakan prinsip-prinsip efisiensi/optimalisasi anggaran PNBP dan equal pay for equal work, pemberian besaran remunerasi sesuai dengan kelas jabatan, nilai jabatan dan pencapaian kinerja.\nMengacu pada Peraturan Pemerintah No. 46 tahun 2011, Peraturan Kepala Badan Kepegawaian No. 1 tahun 2013 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 107 tahun 2013 yang mengatur tentang penilaian prestasi kerja PNS dan attendance dan menjadi dasar dalam perhitungan capaian kinerja Dosen. \nRemunerasi yang dapat diartikan sebagai penghargaan yang diberikan kepada Dosen dalam bentuk uang atau bukan uang sesuai berdasarkan jabatan, kinerja dan/atau tempat kedudukan.\nUntuk meningkatkan kapasitas kinerja Dosen adalah dengan menghubungkan remunerasi dengan perkembangan Dosen. Jika program remunerasi dirasakan adil dan kompetitif oleh Dosen, maka institusi akan lebih mudah untuk menarik Dosen yang potensial, mempertahankannya dan memotivasi Dosen untuk lebih meningkatkan kinerjanya sehingga produktivitas meningkat dan institusi mampu menghasilakan produk yang berkualitas yang pada akhirnya bermuara pada pencapaian visi dan misi ITS.\n