2016 : EVALUASI STRATEGI POSITIONING MEREK UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK PERTAMINA LUBRICANTS DI ERA ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC)

Prof. Iwan Vanany ST., M.T., Ph.D.
Berto Mulia Wibawa S.Pi., M.M

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Industri pelumas merupakan industri strategis yang tumbuh pesat di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan perkembangan sektor industri yang meliputi produksi dan konstruksi. Saat ini terdapat 200 lebih produsen pelumas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dimana keberadaan produsen pelumas tersebut paling banyak berlokasi di Pulau Jawa. Kapasitas produksi pelumas di Indonesia pada Tahun 2013 mencapai 700.000 kiloliter per tahun dengan nilai omzet diperkirakan lebih dari Rp 7 triliun (Kementerian Perindustrian RI, 2013). \nPertamina Lubricants merupakan satu-satunya perusahaan lokal yang mendominasi pangsa lubricants (pelumas/oli). Pertamina Lubricants hadir didasari oleh adanya potensi perkembangan sektor industri di Indonesia, seperti pertambangan, teknologi, marine, otomotif, dan lain sebagainya. Kemudian juga didasari oleh bertambahnya potensi market otomotif (mobil dan motor) di mana permintaan masyarakat akan perawatan kendaraan bermotornya juga semakin meningkat. Penelitian ini memiliki tingkat urgensi yang tinggi, agar produk Pertamina Lubricants kedepannya dapat memenangkan persaingan ditengah maraknya serbuan pelumas dari negara-negara ASEAN lainnya, yang sebenarnya memiliki kualitas yang tidak lebih baik daripada produk Pertamina Lubricants.\nTujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) menganalisis positioning produk Pertamina Lubricants berdasarkan persepsi konsumen di Provinsi Jawa Timur; (2) mengukur tingkat kepuasan konsumen produk Pertamina Lubricants di Provinsi Jawa Timur, dan (3) merumuskan strategi positioning merek yang ideal untuk meningkatkan market share dan kepuasan konsumen produk Pertamina Lubricants di Provinsi Jawa Timur, sekaligus dalam rangka memenangkan persaingan di era Asean Economic Community (AEC)\nPenelitian ditargetkan selesai pada Minggu ke-4 Oktober 2016. Data primer diperoleh dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada konsumen produk Pertamina Lubricants di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kota Surabaya, Sidoardjo, dan Gresik. Kriteria responden adalah (1) berusia 17-55 tahun, (2) berdomisili di Provinsi Jawa Timur (3) sedang aktif menggunakan produk Pertamina Lubricants selama 1 bulan terakhir dan (4) telah menggunakan produk Pertamina Lubricants selama minimal lebih dari 1 tahun. Total jumlah responden berdasarkan seluruh kategori adalah sebanyak 220 responden, dan diambil dengan metode judgemental sampling. Penelitian ini menggunakan 3 alat analisis yaitu (1) analisis deskriptif; (2) multiple discriminant analysis; dan (3) analisis regresi linier berganda. Jumlah kategori produk Pertamina Lubricants yang diamati berjumlah 6, dalam setiap kategori akan diambil jumlah sampel minimum yaitu 30. Dengan demikian jumlah sampel yang akan diambil adalah sebanyak 180 responden.\n\nKata Kunci : Positioning merek, Multiple Discriminant Analysis, Regression, Pertamina Lubricants, strategi pemasaran