2016 : Kajian Sistem Penjaminan Mutu Laboratory Based Education di Laboratorium ITS

Ir. Aulia Siti Aisjah MT.
Nurul Widiastuti S.Si,M.Si., Ph.D
Yusuf Bilfaqih ST
Dr.Eng Widiyastuti ST., MT.


Abstract

Pendekatan Laboratory based Education (LBE) mulai dilaksanakan di ITS semenjak program Predict-ITS pada bulan Juni tahun 2006. Program ini semula diterapkan pada program pascasarjana S2, sedangkan saat ini telah berkembang penerapannya lebih luas dan terpadu mencakup program sarjana S1 dan program doktoral S3. Pendekatan pembelajaran LBE ini mulanya menekankan perlunya kepala laboratorium membimbing dan mengawasi mahasiswa pascasarjananya semenjak hari pertama mengikuti program hingga menyelesaikannya dan tesis mahasiswa pascasarjana dibuat berdasarkan penelitian bersama dibawah payung Predict-ITS atau proyek penelitian lain. Hal ini dimaksudkan untuk mengorganisasikan penelitian di laboratorium ke dalam sebuah kelompok penelitian dengan seorang peneliti utama bersama mahasiswa/stafnya, dan membuat mahasiswa meluangkan waktu lebih banyak di laboratorium untuk mengerjakan penelitiannya bersama dengan senior, teman seangkatan dan yuniornya. Pada kajian sebelumnya, pengusul telah menyusun gagasan pendekatan sistem dari proses dengan menempatkan pembelajaran LBE sebagai sebuah sistem yang memadukan proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menciptakan sinergi ketiga komponen Tri Dharma PT tersebut di laboratorium. Melalui kajian ini, pengusul akan menyusun pendekatan sistem penjaminan mutu agar penerapan LBE di laboratorium menjadi lebih terbuka dan tranparan serta dapat meningkatkan kepuasan seluruh pemangku kepentingan secara berkelanjutan. Sebagai luaran kajian ini akan disusun dokumen mutu yang meliputi kebijakan mutu, manual mutu, standar mutu, dan kelengkapan formulir mutu yang dapat dijadikan acuan dalam menerapkan LBE di laboratorium.