2016 : EVALUASI KELAYAKAN STRUKTUR GEDUNG TINGGI YANG TERBENGKALAI SELAMA 15 TAHUN TERHADAP GEMPA BERDASARKAN SNI 1726 2012

Ir. Muhammad Sigit Darmawan M.Eng.Sc
Afif Navir Refani S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Gedung tinggi di Indonesia khususnya di Surabaya sudah dimulai pembangunannya sejak tahun 90an. Namun dikarenakan terjadi krisis moneter pada tahun 1998 membuat beberapa gedung tinggi di Surabaya menjadi terbengkalai penyelesaiannya. Salah satunya adalah Gedung Apartemen Crystal Garden di Jl. Embong Malang Surabaya yang memiliki 26 lantai dan dibangun pertama kali oleh kontraktor PT. Tata Bumi Raya pada sekitar tahun 1994, kemudian dilanjutkan tahap II pada tahun 1998 oleh PT. Widya Satria. Gedung tersebut kemudian terhenti sampai saat ini dengan progress pekerjaan sampai dengan elemen struktur elevasi lantai atap.\nSeiring dengan perkembangan penduduk dan perekonomian Kota Surabaya yang setiap tahun semakin mengalami kenaikan, maka pengelola bangunan bermaksud menangkap kesempatan pasar untuk hunian dan pusat perbelanjaan dengan memanfaatkan kembali (redevelopment) Gedung Crystal Garden yang sudah sekitar 15 tahun terbengkalai pembangunannya.\nUntuk dapat merealisasikan rencana pemanfaatan kembali suatu gedung tinggi, maka diperlukan suatu evaluasi kelayakan pada gedung tersebut terhadap gempa berdasarkan peraturan SNI 1726 2012. Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan gedung tinggi yang mutlak harus mampu menahan beban gempa walaupun gedung telah terbengkalai selama 15 tahun.\nDalam menentukan kelayakan suatu bangunan ditentukan dari parameter kualitas material gedung saat ini dan dari parameter respons struktur terhadap beban gempa berdasarkan SNI 1726 2012. Untuk mengukur kualitas material dibutuhkan serangkaian pengujian yang diaplikasikan pada elemen struktur beton bertulang Gedung Crystal Garden sebagai obyek penelitian. Beberapa rangkaian pengujian tersebut meliputi pengujian mutu beton, kepadatan beton, kondisi jumlah tulangan terpasang, kondisi selimut beton dan kondisi potensial korosi pada elemen struktur. \nHasil yang diharapkan adalah dapat diketahui kelayakan bangunan dari segi kualitas material beton bertulang berdasarkan serangkaian pengujian yang telah dilakukan dan dari segi respons struktur gedung terhadap gempa yang akan dibandingkan dengan peraturan terkait yang berlaku di Indonesia.\n\nKata kunci : kelayakan, bangunan tinggi, terbengkalai 15 tahun