2017 : REKAYASA MATERIAL KOMPOSIT BERBASIS KARET ALAM UNTUK APLIKASI BAN PINTAR PADA KENDARAAN TEMPUR

Mas Irfan Purbawanto Hidayat S.T., M.Sc., Ph.D
Sigit Tri Wicaksono S.Si., M.Si., Ph.D.
Dr. Eng Hosta Ardhyananta S.T., M.Sc.
Amaliya Rasyida ST., M.Sc


Abstract

Kendaraan tempur darat yang dimiliki oleh TNI dan mobilitasnya cukup tinggi saat ini adalah jenis panser. Oleh karena itu, panser haruslah memiliki performa yang tangguh dan handal dalam segala medan. Salah satu komponen yang berfungsi menopang beban panser sekaligus sebagai peredam getaran yang memberikan kontribusi performa panser terkait dengan medan yang dilalui adalah ban. Saat ini, ban yang digunakan oleh panser TNI adalah ban konvensional (pneumatic tyre). Penggunaan ban jenis ini memiliki banyak kerugian antara lain, kebocoran hingga pecah, getaran yang ditimbulkan akibat medan yang kasar (kemudian diteruskan keseluruh bodi panser) cukup besar sehingga untuk mereduksi getaran ini butuh shock absorber yang sangat baik. Selain itu, penggunaan ban konvensional memiliki keterbatasan kemampuan dalam melalui medan terjal dan ekstrim. Oleh karena itu, pada riset ini akan dikembangkan dan dianalisis sifat mekanik material komposit berbasis karet alam untuk aplikasi ban khususnya bagian flexible spokes pada ban jenis non-pneumatic tyre (airless tyre) sebagai ban kendaraan tempur (panser). Pada penelitian ini digunakan karet alam sebagai matriks utama komposit selain ditambah dengan karet sintetis dengan perbandingan yang sesuai. Matriks ini kemudian diberi penguat/filler berupa carbon black dan senyawa inorganik lainnya dengan berbagai variasi komposisi yang didapatkan dari daur ulang ban bekas pejal. Sampel komposit yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi dan dianalisis kekuatan tariknya, elastisitasnya, ketangguhannya terhadap beban dinamis termasuk analisis lifetime nya, kekerasannya, morfologi dan strukturnya, temperar glas transitioan nya, stabilitas termalnya dan kristalinitasnya, dengan menggunakan instrumen yang sesuai antara lain DMA (Dynamic Mechanical Analyser), HARDNESS TEST, SEM/EDAX, FTIR, DSC, DTA/TGA dan XRD. Sehingga dapat diharapkan selain penggunaan bahan karet alam yang ketersediaannya cukup melimpah di Indonesia, penggunaan daur ulang ban bekas akan memberikan alternatif solusi untuk mengurangi limbah ban bekas tersebut, juga sebagai implementasi inovasi material dan teknologi yang tepat guna.