2016 : Perancangan Ulang Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik dengan Proses Anaerobic Baffled Reactor dan Anaerobic Filter

Ir. Mohammad Razif MM.


Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Tarbiyatul Fallah merupakan IPAL domestik yang melayani Pesantren Tarbiyatul Fallah, namun berhenti beroperasi sejak tahun 2014. Agar manfaat IPAL dapat terus dirasakan, dilakukan perancangan ulang IPAL dengan alternatif Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dan Anaerobic Filter (AF). Alternatif IPAL anaerobik yang keunggulan dalam kemudahan penerapan dan biaya operasional yang rendah. Perancangan ulang dimulai dengan mengevaluasi kinerja IPAL yang sudah ada. Hasil evaluasi digunakan untuk mengetahui permasalahan IPAL. Kemudian dilakukan perencanaan aternatif IPAL dengan proses ABR dan AF. Hasil perencanaan adalah berupa DED, BOQ, dan RAB pembangunan dan operasional. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dibandingkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif IPAL. IPAL Tarbiyatul Fallah berhenti beroperasi disebabkan oleh permasalahan bau dan suara bising dari proses aerasi yang meresahkan masyarakat dan biaya operasional yang tinggi. Alternatif IPAL pengganti dapat berupa ABR dengan dimensi (15, 1 mx 1, 9 mx 2, 3 m) dan AF dengan dimensi (13, 75 mx 2, 4 mx 2, 3 m). Biaya pembangunan untuk ABR sebesar Rp152. 969.500 dan AF sebesar Rp175. 140.500. Sedangkan biaya operasional ABR sebesar Rp17. 012.400 per tahun dan AF sebesar Rp21. 345.950 per tahun. ABR memiliki keunggulan dalam hal tingkat penyisihan polutan, waktu tinggal, luas lahan dan biaya pembangunan dan operasional dibanding AF. Sedangkan AF memiliki keunggulan dalam jumlah kompartemen dan kebutuhan beton yang dibanding ABR.