2016 : Model Peningkatan Kinerja dan Efisiensi Biaya dan Waktu Proses Pengadaan Barang dan Jasa Sistem E-Procurement Pada LPSE Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Tri Joko Wahyu Adi ST., MT., Ph.D
Yusroniya Eka Putri Rachman Waliulu ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Mulai awal tahun 2012 sampai dengan saat ini di Institut Teknologi Sepuluh Nopember sudah menerapkan sistem e-procurement mengikuti sekitar 50 instansi pemerintah di Indonesia baik di pusat maupun di daerah yang sejak awal Tahun 2010 ini sudah menerapkan sistem tersebut melalui Portal Pengadaan Nasional (LPSE) Lembaga Pengadaan Secara Elektronik dengan banyaknya paket pekerjaan konstruksi yang dilelangkan. Pada kenyataannya pelaksanaan e-procurement masih memiliki kelemahan. Aplikasi e-procurement diharapkan mampu membawa manfaat bagi instansi yakni adanya standardisasi proses pengadaan, terwujudnya transparansi dan efisiensi pengadaan yang lebih baik, tersedianya informasi harga satuan khusus di kalangan internal serta mendukung pertanggung-jawaban proses pengadaan dan juga mampu mendukung pelaksanaan perwujudan kinerja yang lebih baik kalangan internal instansi pemerintah. Kemajuan teknologi dalam perkembangan sistem informasi manajemen diiringi dengan peningkatan kinerja dan efisiensi dalam berbagai bentuk dapat terwujud dengan adanya sumberdaya manusia yang berkualitas dan persepsi yang baik dari para pengguna (user) yang didukung juga dengan peraturan atau undang-undang yang berlaku terutama pada instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi pengguna sistem e-procurement dan melihat pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja dan efisiensi pengadaan barang dan jasa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Dengan menggunakan metode penelitian survey terhadap pengguna sistem pengadaan e-procurement yaitu panitia pengadaan dan penyedia barang dan jasa di ITS Surabaya, kemudian dianalisis dengan model persamaan SEM (Structural Equation Modelling). Dari hasil analisis akan didapatkan model pengaruh karakteristik dan kemampuan penyedia jasa pengguna sistem e-procurement dan teknologi informasiterhadap kinerja dan efisiensi waktu dan biaya yang diharapkan dapat berguna bagi perkembangan sistem informasi manajemen dengan pendekatan persepsi para penggunanya, sebagai dasar pengembangan sumber daya manusia selaras dengan kemajuan teknologi untuk meningkatkan produktivitas kerja dan memberikan masukan bagi instansi pemerintah dan pihak terkait lainnya dalam membuat regulasi dan kebijakan dalam pengembangan di bidang manajemen pengadaan barang dan jasa. \n\nKata kunci : efisiensi waktu dan biaya, e-procurement, kinerja, ITS, sistem pengadaan barang dan jasa, SEM (Structural Equation Modelling).