2015 : STUDI POTENSI TANIN DARI MANGROVE Rhizophora mucronata SEBAGAI AGEN ANTIFOULING ALAMI PADA CAT PELAPIS STRUKTUR LAUT\n\n

Aunurohim S.Si.,DEA.

Year

2015

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Laut merupakan salah satu ekosistem dengan kompleksitas dan biodiversitas yang tinggi. Salah satu di antaranya adalah biota yang menempel pada beberapa substrat yang disebut dengan biofouling(Simone and Thomason, 2010). Penempelan oleh organisme fouling telah menyebabkan kerugian yang besar serta memperpendek masa pakai dari berbagai struktur di laut seperti kapal, dermaga, pancang maupun struktur penyangga pengeboran lepas pantai. Permasalahan organisme fouling tersebut mendorong dalam pengembangan cat antifouling. Namun, senyawa ini dalam cat antifouling khususnya TBT, dilaporkan menjadi sangat beracun dan persistentdalam lingkungan laut, dan terbukti memiliki efek buruk pada organisme non-target (Perez et al, 2009).Peningkatan kesadaran akan dampak yang dihasilkan dari penggunaan cat antifouling beracun telah mendorong penelitian dan pengembangan alternatif cat antifouling tak beracun. Penelitian dari Idora et al. (2015) memberikan titik temu mengenai kemungkinan pemanfaatan kulit mangrove dari jenis Rhiz