2016 : Penentuan Status Mutu Air Sungai Dengan Pemodelan QUAL2Kw dan Mass Balance (Studi Kasus: Sungai Kalimas Surabaya Segmen Ngagel-Jembatan Petekan)

Prof. Dr. Ir. Nieke Karnaningroem Dipl.SE, M.Sc
Ir. Atiek Moesriati M.Kes.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sungai Kalimas merupakan salah satu sungai di Kota Surabaya dengan fungsi utamanya sebagai tempat pembuangan air dari saluran drainase yang ada di wilayah Kota Surabaya, terutama yang berada di bagian tengah. Sungai Kalimas mengalir ke arah pantai utara sampai tengah kota dari pintu air Ngagel sampai kawasan Tanjung Perak dan melintasi permukiman padat penduduk, kawasan perdagangan, kawasan perkantoran, industri maupun hotel. Berbagai kegiatan di daerah aliran Sungai Kalimas tersebut tentunya dapat meningkatkan pencemaran. Menurut data penelitian Badan Lingkungan Hidup Kota Surabaya (2015), kualitas air Sungai Kalimas memenuhi kategori baku mutu air kelas III dilihat dari parameter BOD, COD, DO, pH, suhu, TSS, deterjen, dan fecal coliform. Dari data tersebut, maka status mutu air sungai belum sesuai dengan pemanfaatan Sungai Kalimas dalam Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2014 yaitu sebagai tempat wisata sungai dan pusat pelayanan angkutan sungai yang seharusnya kualitas Sungai Kalimas harus memenuhi baku mutu air kelas II. Dengan kondisi tersebut, maka diperlukan adanya upaya untuk mengidentifikasi kualitas air Sungai Kalimas dan menentukan status mutu air Sungai Kalimas Surabaya di mulai dari segmen Ngagel – Jembatan Petekan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penentuan status mutu air sungai dengan menggunakan pemodelan QUAL2Kw dan mass balance.\n\nModel QUAL2Kw merupakan pengembangan dari model QUAL2E dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic for Application (VBA) yang dapat dijalankan dengan program Microsoft Excel. Model QUAL2Kw mampu mensimulasi parameter kualitas air antara lain temperatur, conductivity, inorganic solids, Dissolved Oxygen (DO), CBODslow, CBODfast, nitrogen organik, ammonia (NH4+), nitrit (NO2-), nitrat (NO3-), organic phosporus, inorganic phosporus (SRP), phytoplankton, detritus (POM), patogen, alkalinitas, dan pH. Pemodelan QUAL2Kw menggunakan 4 simulasi. Sedangkan mass balance merupakan metode yang digunakan untuk menentukan konsentrasi rata-rata aliran hilir yang berasal dari sumber pencemar point sources dan non point sources serta menentukan persentase perubahan beban polutan. \n\nPenelitian dilakukan dengan membagi daerah penelitian menjadi beberapa segmen sebagai titik sampling (lokasi pengambilan sampel air). Dalam penelitian ini, parameter kualitas air sungai yang digunakan meliputi: suhu, PH, DO, BOD, COD, TSS, PO43-, NO3-, dan NH4+. Pengujian sampel air dengan beberapa parameter tersebut dilakukan pada masing-masing segmen, sehingga dapat diketahui kualitas Sungai Kalimas pada tiap segmen dan dapat ditentukan status mutu airnya.