2021 : Studi Pemanfaatan Limbah SBE Menjadi Produk Bermanfaat dan Berkualitas

Rizky Tetrisyanda S.T., M.T.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Limbah spent bleaching earth (SBE) tidak dapat dihindari dari proses pemucatan crude palm oil (CPO). Menurut Peraturan Pemerintah nomor 101 tahun 2014, SBE merupakan jenis limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) kategori 2 dengan kode limbah B413. Akan tetapi terjadi polemik mengenai kategori SBE sebagai limbah B3 karena bahan dasar SBE merupakan material non-B3 dan minyak sawit yang terikut dari proses pemucatan CPO sebesar 20 - 40%. Kadar minyak yang masih tinggi pada SBE perlu dilakukan oil recovery karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain itu, dengan melakukan oil recovery maka SBE dapat berpotensi untuk dikeluarkan dari jenis B3 melalui Peraturan Menteri (Permen) LHK Nomor 10/2020 tentang Uji Karakteristik dan Penetapan Status Limbah B3 dimana SBE dari proses ekstraksi minyak nabati hingga memiliki kadar minyak paling banyak 3% (tiga persen). Penghapusan SBE dari jenis B3 dapat menjadikan industri pengolahan CPO bersifat clean technology dan sustainable. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode oil recovery dari SBE yang optimal agar dapat memenuhi batas maksimal kadar minyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan oil recovery pada limbah SBE secara optimal. Oil recovery SBE akan dilakukan dengan menggunakan metode solvent extraction. Jenis pelarut yang digunakan dan kondisi operasi proses ekstraksi akan dipelajari pada studi ini. Diharapkan melalui studi ini, didapatkan suatu metode oil recovery pada SBE yang optimal sehingga dapat digunakan sebagai pendukung kebijakan penghapusan SBE sebagai limbah B3. Luaran yang diharapkan adalah produk teknologi sebagai instrumen kebijakan penghapusan SBE sebagai limbah B3 dan publikasi berupa seminar/jurnal internasional yang terindeks.