2016 : KAJIAN KEMAMPUAN PRODUKSI GALANGAN KAPAL DI INDONESIA UNTUK MENDUKUNG PROGRAM TOL LAUT DALAM RANGKA POROS MARITIM DUNIA

Sri Rejeki Wahyu Pribadi ST, MT.
Imam Baihaqi S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Poros maritim dunia merupakan gagasan yang sejak lama dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya di KTT Asia Timur, Myanmar 2015 menyampaikan tentang lima pilar utama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia. Salah satu pilar yang akan direalisasikan yaitu memberi prioritas pada pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim (dengan membangun tol laut, deep seaport, logistik, dan industri perkapalan). Sebagai bentuk implementasi tol laut untuk menghubungkan antar pulau, maka dibutuhkan armada kapal. Sekitar 200an kapal berbahan baja dan 4000 kapal berbahan fiberglass akan dibangun dalam kurun waktu 2015-2019 dari berbagai kementerian. Banyaknya jumlah kapal yang akan diproduksi merupakan kabar baik bagi galangan kapal di Indonesia. Sayangnya informasi tentang kemampuan produksi galangan kapal di Indonesia sulit untuk diperoleh.\nPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan produksi galangan kapal di Indonesia untuk membangun kapal-kapal tol laut. Kajian kemampuan produksi pada penelitian ini akan difokuskan pada keberadaan fasilitas penggalang, fasilitas utama, bengkel produksi (fabrikasi, sub-assembly, assembly dan erection), dan sumber daya manusia. Hasil dari kajian ini diharapkan mampu memberikan gambaran tentang kemampuan galangan kapal di Indonesia, sehingga proses produksi kapal tol laut dapat diselesaikan sesuai dengan yang direncanakan. Keberhasilan proses pembangunan kapal tol laut ini pastinya juga akan mendukung program pemerintah untuk membuat Indonesia sebagai poros maritim dunia.